DPRD Nunukan Mendukung Sensus Ekonomi untuk Perkuat Data Pembangunan

  • 27 Jun 2026 08:17 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Nunukan untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Arpiah menilai, sebagai daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Nunukan memiliki dinamika ekonomi yang terus berkembang sehingga membutuhkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan.

"Nunukan memiliki karakteristik ekonomi yang khas sebagai daerah perbatasan. Perkembangan sektor perdagangan, jasa, industri kecil, hingga UMKM perlu dipetakan secara baik agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan," ujarnya, pada Sabtu (27/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk mendata seluruh usaha nonpertanian di Indonesia. Data tersebut akan menjadi rujukan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi.

Arpiah menegaskan bahwa keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha.

"Data yang akurat sangat penting untuk melihat potensi ekonomi daerah, kebutuhan pelaku usaha, peluang investasi, hingga penciptaan lapangan kerja. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan data yang benar saat pendataan dilakukan," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada petugas sensus karena seluruh data yang dihimpun dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha di Kabupaten Nunukan, mulai dari jumlah usaha, sebaran wilayah, tenaga kerja, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha.

Data tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih terarah, termasuk penguatan UMKM, peningkatan investasi, dan daya saing daerah.

Arpiah berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sehingga menghasilkan data yang berkualitas bagi pembangunan Nunukan ke depan.

"Dengan data yang lengkap dan akurat, kita bisa merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran. Mari bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 untuk mewujudkan Nunukan yang lebih maju, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....