Peringati 10 Muharram 1448 H, DWP Kemenag Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

  • 27 Jun 2026 09:50 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Dalam rangka menyemarakkan peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di Aula Al Ikhlas Kantor Kemenag Sumenep. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat berbagi di momen yang dikenal sebagai salah satu hari istimewa dalam kalender Islam.

Acara berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, yang turut menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini juga dihadiri Kasubbag Tata Usaha Muh. Rifa'i Hasyim, Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Ketua DWP Kemenag Sumenep Barratul Aini Wasid, serta seluruh pengurus dan anggota DWP dari satuan kerja Kantor Urusan Agama (KUA) maupun madrasah di lingkungan Kemenag Sumenep.

Kepala SUB Bagian Tata Usaha Kemenag Sumenep, Muh. Rifa'i Hasyim, Mengatkan bahwa peringatan 10 Muharram merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

ia menjelaskan, pemberian santunan bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan implementasi ajaran agama yang mendorong umat Islam untuk saling berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan Kementerian Agama," ujar Muh. Rifa'i Hasyim. Jum'at 26 Juni 2026.

Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Kabupaten Sumenep, Barratul Aini Wasid, menyampaikan harapannya agar kegiatan santunan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin organisasi. Menurutnya, kegiatan sosial tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan solidaritas di kalangan keluarga besar Kementerian Agama.

Ia juga berharap semangat berbagi yang diwujudkan melalui peringatan 10 Muharram dapat semakin mempererat ukhuwah dan membangun budaya saling peduli di lingkungan Kemenag Sumenep, sehingga nilai-nilai kebersamaan terus terjaga dan berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....