Atap Bocor Jadi Prioritas, Pasar Cakra Segera Direvitalisasi
- 26 Jun 2026 06:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataran-Pemerintah Kota Mataram mulai merealisasikan upaya pembenahan fasilitas Pasar Cakra dengan menyiapkan proses tender proyek perbaikan atap yang selama ini dikeluhkan pedagang. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan aktivitas perdagangan di salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Mataram.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, mengatakan dokumen lelang proyek segera ditayangkan melalui Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Mataram. Tahapan ini menjadi pintu masuk pelaksanaan proyek fisik yang nantinya dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender.
“Dokumen lelang segera kami tayangkan sehingga proses pemilihan pelaksana pekerjaan bisa segera berjalan,” ujarnya.Kamis 25 Juni 2026.
Proyek penataan fasilitas pasar yang berlokasi di pusat bisnis Cakranegara tersebut menelan anggaran sekitar Rp860 juta. Nilai tersebut mencakup seluruh kebutuhan pekerjaan, mulai dari penyusunan perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, hingga pengawasan proyek agar hasil pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan.
Menurut Irwan, fokus utama pengerjaan kali ini adalah perbaikan menyeluruh pada bagian atap pasar yang mengalami kerusakan dan kebocoran. Prioritas tersebut dipilih karena keluhan terkait rembesan air hujan dinilai paling mendesak untuk ditangani.
“Sebenarnya masih banyak fasilitas yang membutuhkan perbaikan, tetapi kami harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran. Yang paling urgen kami dahulukan, yakni perbaikan atap,” jelasnya.
Disdag menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai pada Juli mendatang setelah proses tender rampung. Apabila tidak ada kendala administratif maupun sanggahan dari peserta lelang, proyek diperkirakan berjalan sesuai jadwal.
"Setelah persoalan kebocoran atap teratasi, Kami berencana melanjutkan pembenahan bertahap, termasuk pengecatan bangunan dan perbaikan fasilitas pendukung lainnya sesuai ketersediaan anggaran daerah pada tahun berikutnya." Kata Irwan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....