Dorong UMKM Maju, Disperindag PBD Gelar Pelatihan Olahan Sagu
- 25 Jun 2026 11:15 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat Daya, terus mendorong pengembangan potensi pangan lokal melalui pelatihan pengolahan sagu menjadi aneka kue bagi masyarakat di Kabupaten Sorong. Pelatihan diikuti puluhan mama mama Papua dari kabupaten kota, se-Papua Barat Daya.
Kegiatan dibuka oleh Asisten II Setda Papua Barat Daya, Viktor Solossa, yang mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Kamis, 25 Juni 2026. Pembukaan juga dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, Viktor Solossa menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan kelompok pengolah sagu, agar mampu menghasilkan produk yang lebih beragam, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
"Sagu bukan sekadar bahan pangan tradisional, tetapi merupakan warisan budaya dan sumber daya unggulan yang dimiliki masyarakat Papua. Sagu memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ekonomi lokal," ujar Viktor.
Ia mengatakan di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengembangan produk olahan sagu menjadi peluang yang harus terus didorong. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sagu menjadi berbagai jenis kue dan produk pangan yang menarik, bernilai jual, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain pelatihan, mama-mama Papua mendapatkan bantuan peralatan kepada kelompok pengolah sagu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas produksi, efisiensi kerja, dan kualitas produk yang dihasilkan. "Bantuan ini hendaknya dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kelompok dan masyarakat," katanya.
Viktor Solossa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan, dukungan teknologi tepat guna, dan akses terhadap sarana produksi merupakan strategi efektif dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta tidak hanya mampu memproduksi aneka kue berbahan dasar sagu, tetapi juga dapat mengembangkan usaha secara mandiri, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas kemasan, serta membangun merek produk lokal yang membanggakan Papua Barat Daya.
"Mari kita jadikan sagu sebagai komoditas unggulan yang tidak hanya dikonsumsi secara lokal, tetapi juga mampu menembus pasar regional bahkan nasional. Dengan inovasi, kreativitas, dan kerja sama yang baik, saya yakin produk-produk olahan sagu dari Kabupaten Sorong akan semakin dikenal dan diminati masyarakat luas," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....