Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar 2026 Resmi Dibuka di Nabire

  • 25 Jun 2026 04:20 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Jenjang SMA dan SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 resmi digelar di Bandara Lama Nabire pada 24 hingga 27 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar dari delapan kabupaten untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Beragam perlombaan dipertandingkan dalam festival tersebut. Beberapa di antaranya meliputi lomba tari kreasi, lomba kuliner, fashion show, musik akustik, serta sejumlah cabang seni budaya lainnya.

Panitia juga menyediakan hadiah pembinaan bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Sementara juara umum akan mendapatkan hadiah sebesar Rp25 juta.

Selain itu, seluruh peserta memperoleh uang pembinaan sebesar Rp1 juta. Tujuh kabupaten yang tidak berhasil meraih juara umum juga mendapatkan uang apresiasi masing-masing sebesar Rp4 juta.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengatakan Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat jati diri generasi muda Papua.

“Melalui festival ini kita sedang meletakkan dasar dan fondasi bagi generasi muda untuk mengenali jati dirinya, memahami dari mana mereka berasal, serta menyadari identitas mereka sebagai manusia yang hidup dan bertumbuh di dunia ini,” kata Meki Nawipa dalam sambutannya pada Rabu 24 Juni 2026.


71.25%

Menurutnya, budaya Papua merupakan warisan yang sangat berharga dan harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman. Ia menilai budaya memiliki nilai yang lebih besar dibanding kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Papua.

“Bagi saya, budaya jauh lebih berharga daripada emas dan tembaga yang kita miliki saat ini, karena budaya menunjukkan identitas kita sebagai orang Papua,” ujarnya.

Meki Nawipa juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77,851 miliar untuk mendukung program pendidikan gratis bagi jenjang SMP, SMA, SMK, SLB, termasuk asrama sekolah.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus meningkatkan kesejahteraan guru melalui program sertifikasi. Tahun lalu sebanyak 801 guru telah difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi, sementara tahun ini disiapkan seribu guru lagi dan akan bertambah seribu guru pada tahun 2027.



Pada kesempatan tersebut, Meki Nawipa juga mengajak para pelajar untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas sebagai modal penting dalam meraih masa depan.

“Kalian tidak harus menjadi orang yang paling pintar. Namun, kalian harus menjadi pribadi yang jujur, memiliki integritas, dan mampu menjaga diri,” ucapnya.

Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 27 Juni mendatang dan diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus melestarikan budaya daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....