Tingginya Biaya Perjalanan Batasi Dampak Libur Sekolah bagi Pariwisata Bali
- 25 Jun 2026 07:13 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Masa libur sekolah yang mulai berlangsung pada akhir Juni diperkirakan belum mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali secara signifikan. Kondisi ekonomi, tingginya biaya perjalanan, serta kenaikan harga sejumlah kebutuhan dinilai membuat masyarakat lebih selektif dalam merencanakan liburan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa, mengatakan libur sekolah tetap memberi dampak terhadap sektor pariwisata, namun tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat mengurangi pengeluaran untuk berwisata.
“Jadi untuk menyambut liburan sekolah yang akan datang itu dampak kelihatannya mungkin ada, tapi mungkin tidak akan signifikan. Karena sekarang harga tiket juga mahal, harga-harga BBM juga tinggi, sehingga mereka mungkin agak berkurang kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar I Wayan Kariasa kepada RRI.CO.ID, Rabu, 24 Juni 2026.
Wayan Kariasa menambahkan, sektor pariwisata di Karangasem juga masih menghadapi penurunan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa. Situasi global yang memengaruhi jalur penerbangan internasional disebut turut berdampak terhadap tingkat hunian hotel di wilayah tersebut.
“Kalau kita lihat perkembangan dari tahun lalu dibandingkan tahun ini, tingkat kunjungan boleh dibilang menurun hampir di 40 persen. Karangasem itu sendiri lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan Eropa, sehingga ini berdampak besar terhadap tingkat kunjungan hotel di Kabupaten Karangasem,” ujar I Wayan Kariasa.
PHRI Karangasem menyatakan pelaku usaha pariwisata kini lebih fokus melakukan efisiensi operasional untuk menghadapi kondisi tersebut. Meski libur sekolah diharapkan tetap memberi tambahan pergerakan wisatawan, pelaku industri menilai pemulihan sektor pariwisata masih menghadapi berbagai tantangan baik dari faktor global maupun domestik. Reporter RRI Denpasar melaporkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....