Antisipasi Peretasan Jurnal, RJI Kalsel Gelar Pelatihan OJS
- 24 Jun 2026 16:28 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Kalimantan Selatan menggelar Seminar dan Workshop Keamanan dan Pengelolaan Jurnal di Aula Universitas PGRI Kalimantan, Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keamanan Open Journal System (OJS) dari ancaman peretasan dan penyusupan konten judi online.
Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Lahir RJI ke-10 itu diikuti 38 akademisi dan pengelola jurnal. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Kalimantan Selatan.
Ketua RJI Kalimantan Selatan, Dr. Reza Fauzan, mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai respons atas maraknya serangan siber terhadap OJS. Serangan itu menimbulkan keresahan di kalangan pengelola jurnal ilmiah.
"Kegiatan ini terselenggara atas keresahan kita bersama. Banyak OJS yang diserang oleh pihak tidak bertanggung jawab, terutama situs judi online. Kejadian ini menimpa banyak jurnal yang dikelola rekan-rekan kita di Kalimantan Selatan," ucap Dr. Reza Fauzan.
Menurut Reza, keamanan sistem jurnal elektronik perlu menjadi perhatian serius pengelola jurnal. Upaya pencegahan harus dilakukan untuk menjaga kredibilitas publikasi ilmiah.
Ia juga mengapresiasi dukungan Universitas PGRI Kalimantan yang memfasilitasi pelaksanaan kegiatan. Dukungan tersebut dinilai penting dalam meningkatkan kapasitas pengelola jurnal menghadapi ancaman siber.
"Kami sangat berterima kasih kepada Rektor dan jajaran pengelola Universitas PGRI Kalimantan yang telah berkontribusi besar, khususnya dalam penyediaan tempat. Apresiasi setinggi-tingginya juga untuk para peserta yang meluangkan waktu demi meningkatkan kualitas dan keamanan jurnal masing-masing," ujarnya.
Rektor Universitas PGRI Kalimantan, Dr. H. Alimuddin A. Djawad, M.Hum., yang membuka kegiatan secara resmi menegaskan pentingnya jurnal bagi perguruan tinggi. Jurnal menjadi sarana utama publikasi hasil penelitian dosen dan peneliti.
"Jurnal adalah wajah universitas," ujar Dr. H. Alimuddin A. Djawad. " Pengelolaannya sangat vital dalam kegiatan publikasi ilmiah oleh para dosen atau peneliti.
Alimuddin menambahkan, pengelola jurnal saat ini menghadapi tiga tantangan utama. Tantangan tersebut meliputi menjaga etika publikasi, melakukan audit pengelolaan secara berkala, dan memperkuat sistem keamanan jurnal.
Seminar menghadirkan Dr. Arifin Riyadi, M.Pd., dengan materi Pengelolaan OJS yang Sehat serta Fauzi Nurdin St. Mudo yang membahas Security OJS. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan workshop praktik pengelolaan dan simulasi peningkatan keamanan sistem guna mendukung ekosistem publikasi ilmiah yang aman, kredibel, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....