ASN Papua Tengah Diajak Jadikan Nilai Agama sebagai Kompas Pelayanan
- 24 Jun 2026 04:30 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua Tengah diingatkan untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan, penguatan nilai spiritual juga dinilai penting dalam menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah.
Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Otonomi Khusus Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Ukkas, mengatakan kegiatan pengajian yang selama ini dilaksanakan tidak seharusnya hanya menjadi rutinitas semata, melainkan menjadi sarana introspeksi diri bagi para ASN.
Menurutnya, setiap aparatur perlu menjadikan ajaran agama sebagai kompas dalam bekerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada kebaikan bersama.
“Sebagai manusia tentu kita tidak luput dari kekurangan. Karena itu, nilai-nilai agama yang telah disampaikan oleh ustaz hendaknya kita jadikan sebagai kompas dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Jika agama dijadikan pedoman dalam bekerja, insya Allah kita akan memperoleh keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Ukkas.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, penceramah Ustadz Dr. Abdul Rahim Addary, S.Ag., S.Sy., M.H., mengajak masyarakat untuk mensyukuri nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, kedua nikmat tersebut kerap dianggap biasa, padahal menjadi anugerah besar yang perlu dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Ia menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki kecenderungan kepada kebaikan maupun keburukan. Karena itu, manusia diberikan kebebasan untuk memilih jalan hidup yang akan ditempuh dan bertanggung jawab atas setiap pilihan tersebut.
Menurut Ustadz Abdul Rahim, langkah pertama dalam memperbaiki diri adalah memperkuat iman kepada Allah SWT. Sebab, keimanan akan bertambah dengan ketaatan dan berkurang karena kemaksiatan.
Melalui penguatan nilai-nilai spiritual, ASN dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan setiap momentum kehidupan sebagai sarana muhasabah, memperbanyak amal saleh, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan demikian, semangat untuk memperbaiki diri tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan pribadi, tetapi juga tercermin dalam pengabdian kepada masyarakat dan upaya menjaga kerukunan di Papua Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....