FKUB Papua Tengah Dorong Dialog Damai Lewat Program “Muna-Muna Papeda”

  • 26 Mei 2026 12:35 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, NABIRE — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah mendorong penguatan dialog damai lintas agama dan budaya guna menjaga persatuan masyarakat di tengah dinamika sosial dan pembangunan daerah.

Ketua FKUB Provinsi Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, M.MPd mengatakan program FKUB tahun 2026 hingga 2030 difokuskan pada penguatan doa lintas agama, dialog toleransi, serta pendekatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, FKUB ingin menghadirkan ruang komunikasi yang mampu memperkuat moderasi beragama sekaligus mencegah penyelesaian masalah melalui kekerasan.

“Kami ingin menghidupkan kembali budaya diskusi dan penyelesaian masalah melalui dialog, baik di para-para maupun honai, agar persoalan tidak diselesaikan dengan kekerasan,” ujarnya kepada tim LPP RRI Nabire.

Salah satu program yang disiapkan yakni “Muna-Muna Papeda di Serambi Honai”. Muna-muna diartikan sebagai diskusi atau musyawarah dalam bahasa pegunungan, sedangkan papeda melambangkan persaudaraan masyarakat Papua.


Program tersebut dirancang sebagai ruang dialog masyarakat untuk membahas persoalan sosial secara terbuka melalui pendekatan budaya dan keagamaan.

Selain dialog lintas agama, FKUB juga akan menggencarkan penyuluhan terkait penyakit sosial seperti narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja melalui pendekatan agama.

FKUB juga terus membangun kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga PUPR, dalam mendukung pembangunan di Papua Tengah.

Ignatius mengatakan pihaknya selama ini rutin melakukan doa bersama lintas agama untuk mendukung sejumlah program pembangunan daerah dan pelayanan masyarakat.

“Agama mengajarkan musyawarah dan perdamaian. Karena itu masyarakat diajak menyelesaikan persoalan melalui komunikasi, diskusi, dan doa, bukan dengan emosi ataupun pengaruh alkohol yang bisa memicu konflik,” katanya.

FKUB berharap berbagai program tersebut dapat memperkuat toleransi, menjaga kedamaian masyarakat, serta mendukung pembangunan Papua Tengah yang harmonis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....