Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- 23 Jun 2026 02:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Hadiri Job Fair 2026
RRI.CO.ID, Bogor – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menghadiri pembukaan Job Fair 2026 yang digelar di Mal Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, Senin 8 Juni 2026. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor tersebut melibatkan 30 perusahaan lokal dan nasional.
Sebanyak 119 jabatan dengan total 3.212 lowongan pekerjaan disediakan bagi para pencari kerja. Fajar Muhammad Nur mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bogor dalam upaya menekan angka pengangguran yang saat ini mencapai sekitar 45.000 orang.
Menurutnya, pembukaan lapangan kerja secara berkelanjutan menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.
“Kami mendukung penuh setiap langkah pemerintah dalam menciptakan peluang kerja baru. Ini menjadi momentum penting untuk menekan angka pengangguran di Kota Bogor,” ujar Fajar.
Politisi Partai NasDem itu juga mendorong dinas terkait untuk terus memperbarui data ketenagakerjaan secara akurat agar program dan kebijakan yang dijalankan dapat tepat sasaran. Ia turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Bogor.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Agar peluang kerja yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Bogor, Adi Novan, mengatakan penyelenggaraan Job Fair 2026 merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mengurangi angka pengangguran yang masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Disnaker, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bogor saat ini berada di kisaran 7,9 persen atau sekitar 45.000 jiwa.
Menurut Adi, tantangan ketenagakerjaan terus berkembang seiring bertambahnya lulusan SMA dan SMK setiap tahun yang belum seluruhnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun terserap oleh dunia kerja. “Angka pengangguran kita masih cukup tinggi. Karena itu, Job Fair menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang tersedia,” ujar Adi.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dari dunia industri dengan para pencari kerja, sehingga mampu meningkatkan tingkat penyerapan tenaga kerja di Kota Bogor. Job Fair 2026 terbuka bagi masyarakat umum, terutama lulusan baru, tanpa membedakan gender maupun domisili peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....