Pemkab Bima Terus Kembangkan Sektor Ekonomi dan Pemerintahan

  • 23 Jun 2026 14:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mematangkan strategi pembangunan daerah melalui penguatan sektor ekonomi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.

Salah satu langkah strategis yang kini menjadi fokus pemerintah adalah menjadikan Kecamatan Woha sebagai kawasan pemerintahan sekaligus pusat bisnis dan ekonomi baru di Kabupaten Bima.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari arah pembangunan jangka panjang yang telah disusun dalam dokumen perencanaan resmi pemerintah daerah, sehingga seluruh program pembangunan memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima, Hariman, mengatakan setiap kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dokumen tersebut menjadi pedoman utama dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat serta potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

Menurut Hariman, Pemerintah Kabupaten Bima memandang Kecamatan Woha memiliki posisi yang sangat strategis untuk dikembangkan menjadi pusat pemerintahan sekaligus kawasan bisnis dan ekonomi.

Karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan berbagai infrastruktur dasar yang mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, pembangunan jembatan, hingga pemenuhan kebutuhan rumah layak huni.

"Perencanaan pembangunan mengacu pada dokumen perencanaan, yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Untuk pengembangan wilayah, fokus diarahkan di Woha sebagai kawasan pemerintahan dan pusat bisnis maupun ekonomi. Pembangunan infrastruktur dasar terus ditingkatkan, termasuk jalan, jembatan, dan pemenuhan kebutuhan rumah layak huni," ujar Hariman, Selasa 23 Juni 2026.

Selain membangun infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan pengembangan kawasan ekonomi berbasis komoditas unggulan yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Bima.

Pengembangan tersebut meliputi kawasan peternakan, sentra garam, kawasan perikanan, hingga budidaya rumput laut yang dinilai memiliki prospek besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berharap muncul pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah optimistis, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan ekonomi unggulan akan memperkuat daya saing Kabupaten Bima sebagai salah satu daerah dengan potensi ekonomi terbesar di wilayah timur Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....