Tokoh Agama Buol Ajak Umat Makmurkan Masjid

  • 23 Jun 2026 20:28 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban, penggerak ekonomi, dan pemersatu umat Islam. Karena itu, memakmurkan masjid baik secara fisik maupun melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kekuatan umat.

Tokoh Agama Kabupaten Buol, Ustadz Abdullah Lamase, dalam ceramahnya di Masjid At-Tafakkur menegaskan bahwa sejarah Islam telah menunjukkan peran besar masjid dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, pada masa Rasulullah SAW, Masjid Nabawi tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pemerintahan, pendidikan, musyawarah, hingga pengelolaan ekonomi umat.

Untuk menghidupkan kembali fungsi tersebut, Ustadz Abdullah menyebut terdapat dua pilar utama yang harus dijalankan secara seimbang, yakni Hifdhul Masajid dan Imaratul Masajid. Hifdhul Masajid mencakup pembangunan, pemeliharaan, kebersihan, serta penyediaan fasilitas yang nyaman bagi jamaah. Sementara Imaratul Masajid diwujudkan melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang aktif di lingkungan masjid.

“Jadi masjid itu seharusnya menjadi tempat pertama yang dicari umat ketika mereka mengalami kesulitan, baik kesulitan spiritual, edukasi, maupun ekonomi. Karena itu penting bagi umat untuk melakukan Hifdhul Masajid dan Imaratul Masajid,” ujar Abdullah Lamase kepada RRI.co.id, Senin (22/6/2026).

Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menjadikan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, merasa memiliki masjid. Untuk itu, pengurus masjid dituntut lebih inovatif dan adaptif dalam menghadirkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Menurutnya, penyediaan fasilitas seperti akses internet gratis untuk belajar, ruang diskusi yang nyaman, hingga pembuatan konten dakwah kreatif di media sosial dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk lebih dekat dengan masjid.

Abdullah berharap masjid kembali menjadi pusat aktivitas umat yang mampu memperkuat hubungan sosial, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan masjid yang hidup, akan lahir umat yang kuat secara spiritual, cerdas secara intelektual, dan mandiri secara ekonomi.

“Memakmurkan masjid bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk membangun masa depan peradaban Islam yang lebih baik,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....