Farhan:Kota Bandung Terbuka untuk Aksi Demonstrasi dan Kebebasan Berpendapat
- 16 Jun 2026 12:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, Kota Bandung merupakan kota yang terbuka dan demokratis, sehingga setiap warga memiliki hak untuk menyuarakan aspirasi selama dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain.
Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat menanggapi berbagai aksi demonstrasi yang berlangsung di Kota Bandung dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai penyampaian aspirasi melalui unjuk rasa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati bersama.
"Bagaimanapun juga Kota Bandung adalah kota terbuka. Siapa pun boleh menyampaikan pendapat. Kebebasan berekspresi, berpendapat, dan berserikat dijamin. Sepanjang tidak menimbulkan kerugian secara fisik kepada siapa pun dan semua pihak sama-sama menjaga ketertiban, tentu itu menjadi bagian dari demokrasi yang sehat," ujar Farhan, Selasa 16 Juni 2026.
Farhan mengungkapkan, selama berlangsungnya aksi demonstrasi, koordinasi antara Pemerintah Kota Bandung dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berjalan sangat baik. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat berbagai kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Ia menyebutkan, komunikasi yang erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai pihak terkait terus dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif. Dengan demikian, masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas warga lainnya.
"Alhamdulillah koordinasi kami dengan Forkopimda sangat erat sehingga pelaksanaan aksi penyampaian pendapat bisa berjalan dengan baik. Kemarin juga semuanya selesai dengan lancar menjelang waktu magrib," katanya.
Farhan juga meyakini bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya akan mendapat perhatian dari para pemangku kebijakan. Menurutnya, demonstrasi merupakan salah satu sarana untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun tuntutan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
"Saya yakin apa yang disuarakan mahasiswa akan didengar. Sekarang kita mulai melihat adanya perubahan-perubahan dan respons dari berbagai pihak terhadap isu-isu yang disampaikan masyarakat," ucapnya.
Farhan menilai perbedaan pandangan dan perdebatan yang muncul di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Bahkan, ruang-ruang diskusi dan perdebatan publik dinilai penting untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Biasalah dalam demokrasi. Perdebatan itu sesuatu yang wajar. Yang penting dilakukan dengan baik, terbuka, dan saling menghormati. Itu justru menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat," tuturnya.
Terkait sejumlah isu yang menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi, termasuk persoalan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Farhan menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika yang sedang berkembang di masyarakat.
"berharap seluruh pihak dapat terus mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi secara damai demi menjaga kondusivitas Kota Bandung," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....