Disnaker Papua Barat Daya Catat 170 Tenaga Kerja Asing, Terbanyak di Kota Sorong

  • 13 Jun 2026 15:40 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Papua Barat Daya mencatat sebanyak 170 tenaga kerja asing (TKA) tersebar di sejumlah wilayah di Papua Barat Daya berdasarkan data wajib lapor ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Data tersebut menunjukkan Kota Sorong menjadi wilayah dengan jumlah TKA terbanyak, disusul Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten Sorong.

Dalam pemaparan pada kegiatan koordinasi pengawasan orang asing di Sorong, Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Papua Barat Daya, Frans Kalasin, menjelaskan bahwa dari total 170 TKA, sebanyak 83 orang berada di Kota Sorong, sementara di Kabupaten Raja Ampat terdapat 79 TKA yang terdiri atas 50 laki-laki dan 29 perempuan, sedangkan Kabupaten Sorong tercatat memiliki delapan TKA laki-laki.

Meski demikian, data tersebut akan terus diperbarui seiring perkembangan aktivitas investasi dan dunia usaha di Papua Barat Daya.

Frans menegaskan setiap warga negara asing yang bekerja di Indonesia wajib memiliki Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sebagai syarat legalitas bekerja sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas TKA menjadi salah satu tugas utama pengawas ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh tenaga kerja asing bekerja sesuai izin yang dimiliki.

"Kami terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas tenaga kerja asing di perusahaan-perusahaan untuk memastikan seluruh ketentuan ketenagakerjaan dipatuhi," ungkapnya.

Selain pengawasan administrasi, Disnaker juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keberadaan tenaga kerja asing memberikan manfaat bagi pembangunan daerah tanpa melanggar aturan yang berlaku.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah berharap iklim investasi tetap berjalan baik sekaligus menjaga kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan di Papua Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....