Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Aksi Lingkungan

  • 12 Jun 2026 17:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote – Pendidikan Agama Kristen di Rote Ndao diarahkan lebih peduli lingkungan. Langkah itu diwujudkan melalui penyusunan modul ajar berbasis cinta.

Seksi Pendidikan Kristen Kemenag Rote Ndao melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajar (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Kristen (KKG-PAK). Kolaborasi tersebut berlangsung dalam rapat penyusunan perangkat pembelajaran di Kantor Kemenag Rote Ndao, Rabu, 10 Juni 2026.

Kepala Seksi Pendidikan Kristen, Albert Pethan, menjelaskan pentingnya aspek ekoteologi. Nilai itu mengajarkan tanggung jawab menjaga ciptaan Tuhan.

"Kurikulum Berbasis Cinta menekankan cinta kemanusiaan dan cinta lingkungan," katanya.

Dalam modul ajar, siswa diajak memahami persoalan lingkungan sekitar. Pembelajaran kemudian dihubungkan dengan nilai-nilai iman Kristen.

Pendekatan Deep Learning menjadi metode utama dalam proses pembelajaran. Guru didorong menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual.

Peserta didik juga diarahkan melakukan aksi nyata. Bentuknya berupa proyek sosial maupun kegiatan pelestarian lingkungan.

"Merawat lingkungan merupakan bentuk ibadah nyata kepada Sang Pencipta," ujar Albert.

Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran tidak berhenti pada teori. Siswa diharapkan memiliki karakter peduli sesama dan alam. (Radja/A. Pandie)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....