Bank Kalsel Target Operasional Bank Devisa Pertengahan Juni
- 10 Jun 2026 20:49 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Bank Kalsel menargetkan mulai beroperasi sebagai bank devisa pada 17 Juni 2026 setelah menuntaskan berbagai tahapan persiapan yang dipersyaratkan regulator. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi Bank Kalsel untuk memperluas layanan perbankan dan meningkatkan daya saing perusahaan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Kalsel, Fakhrudin, saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan di kantor pusat Bank Kalsel, Banjarmasin, Selasa 9 Juni 2026. Ia menyebut seluruh persiapan menuju operasional bank devisa kini telah memasuki tahap akhir.
Fakhrudin menjelaskan, proses menjadi bank devisa memerlukan perjalanan panjang dengan pemenuhan berbagai persyaratan yang ditetapkan regulator. Setelah memperoleh izin prinsip pada akhir Desember 2025, Bank Kalsel harus melengkapi sejumlah aspek mulai dari administrasi, operasional, teknologi informasi, manajemen risiko hingga kesiapan sumber daya manusia.
“Kami bersyukur seluruh proses dapat dilalui dengan baik. Ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan beserta seluruh pihak yang selama ini mendukung penguatan Bank Kalsel,” ujar Fakhrudin.
Menurutnya, status bank devisa akan memungkinkan Bank Kalsel memberikan berbagai layanan transaksi dalam mata uang asing. Layanan tersebut meliputi transfer internasional, pembukaan rekening valuta asing, remitansi, transaksi ekspor-impor, hingga dukungan perdagangan internasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Fakhrudin optimistis status baru tersebut akan membuka peluang bisnis yang lebih luas sekaligus memperkuat kontribusi Bank Kalsel terhadap pembangunan daerah. “Dengan menjadi bank devisa, kami memiliki ruang yang lebih besar untuk melayani kebutuhan masyarakat dan dunia usaha, termasuk sektor perdagangan internasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zaenal Helmie, menyambut positif rencana operasional Bank Kalsel sebagai bank devisa. Dengan kehadiran layanan perbankan ini, Zaenal berharap mampu mendukung aktivitas ekonomi daerah.
“Kami mengapresiasi capaian Bank Kalsel yang segera menjadi bank devisa. Kehadiran layanan perbankan internasional ini diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi daerah, memperkuat investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan ke depan,” ujar Zaenal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....