Pedagang Korban Kebakaran Pasar Mulya Kencana Terima Bantuan
- 09 Jun 2026 07:14 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Tulang Bawang Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan santunan kepada pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin, 8 Juni 2026.
Bantuan diserahkan Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala OPD terkait, serta Ketua Baznas Tubaba di Balai Tiyuh Mulya Kencana.
Sebanyak 20 pedagang penerima bantuan merupakan korban kebakaran yang terjadi pada 2 Juni 2026. Besaran santunan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami.
Sebanyak 9 pedagang kategori kerusakan berat menerima bantuan Rp2 juta per orang, 7 pedagang kategori sedang menerima Rp1,5 juta per orang, dan 4 pedagang kategori ringan menerima Rp1 juta per orang.
Bupati Novriwan Jaya mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang terdampak musibah.
"Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para pedagang yang terdampak kebakaran dan membantu mereka untuk kembali bangkit menjalankan usahanya," ujar Novriwan.
Dana santunan berasal dari infak dan sedekah ASN di lingkungan Pemkab Tubaba yang dikelola Baznas Tubaba. Selain bantuan tunai, Dinas Sosial bersama BPBD Tubaba juga menyalurkan paket sembako kepada para korban.
Dalam kesempatan itu, sejumlah pedagang menanyakan kemungkinan renovasi atau relokasi sementara Pasar Mulya Kencana pascakebakaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menjelaskan pemerintah daerah masih perlu memastikan status kepemilikan pasar, apakah merupakan aset tiyuh atau aset pemerintah daerah.
"Pemerintah daerah tentu ingin membantu. Tetapi terlebih dahulu harus dipastikan status asetnya. Kalau memang menjadi aset pemerintah daerah, maka program pembangunan bisa masuk dan dikelola pemerintah," jelasnya.
Menurut Bupati, Pemkab Tubaba siap membantu pembangunan kembali pasar apabila status aset telah memiliki kejelasan hukum.
Ia juga mendorong pemerintah tiyuh dan masyarakat untuk bermusyawarah menentukan langkah terbaik terkait pengelolaan pasar ke depan. Jika diperlukan, aset dapat dialihkan menjadi aset pemerintah daerah agar pembangunan dapat dilakukan melalui program pemerintah.
"Pemkab siap memfasilitasi prosesnya dengan melibatkan camat, pemerintah tiyuh, dan pihak terkait lainnya agar ditemukan solusi terbaik bagi masyarakat," ujarnya.
Pemkab Tubaba berharap para pedagang yang terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas usaha seperti biasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....