Menjaga Alam Wujud Amanah Khalifah Fil Ardhi Manusia
- 05 Jun 2026 10:11 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya- Manusia tidak hanya diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT, tetapi juga mengemban amanah sebagai khalifah di muka bumi. Peran tersebut mengandung tanggung jawab besar untuk menjaga, mengelola, dan melestarikan alam demi keberlangsungan kehidupan seluruh makhluk.
Dalam wawancara pada program Cahaya Pagi RRI Pro 4 FM, Ustaz Fauzan Henny S, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Dukuh Pakis, Kementerian Agama Kota Surabaya, menjelaskan bahwa konsep khalifah fil ardhi memiliki makna yang sangat luas. Menurutnya, para ulama memaknai khalifah sebagai pengganti, pemimpin, sekaligus pengelola yang diberi amanah oleh Allah SWT untuk mengurus bumi dengan penuh tanggung jawab.
“Dalam pandangan para ulama, termasuk Imam Al-Qurthubi, manusia sebagai khalifah fil ardhi memiliki mandat suci dari Allah SWT yang menuntut tanggung jawab moral, sosial, dan ekologis. Karena itu, manusia harus merawat, mengelola, dan melestarikan bumi, bukan justru melakukan kerusakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa amanah sebagai khalifah merupakan tugas besar yang sebelumnya telah ditawarkan kepada langit, bumi, dan gunung-gunung sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 72. Namun, amanah tersebut akhirnya dipikul oleh manusia yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam dan kehidupan.
Menurutnya, kondisi lingkungan saat ini menjadi perhatian serius. Ia menyoroti meningkatnya kerusakan hutan yang dipicu oleh kebakaran, penebangan liar, alih fungsi lahan, pertambangan, hingga perluasan permukiman.
Fenomena tersebut, katanya, sejalan dengan peringatan Allah SWT dalam Surat Ar-Rum ayat 41 tentang kerusakan di darat dan laut yang disebabkan oleh ulah manusia. “Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, tetapi mengajak kita semua membangun kesadaran kolektif bahwa amanah sebagai khalifah bukan berarti bebas mengeksploitasi alam. Alam harus diposisikan sebagai sahabat dan partner kehidupan yang wajib dijaga bersama,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa terdapat tiga tugas utama manusia sebagai khalifah dari perspektif ekologi, yaitu menjaga, merawat, dan memperbaiki alam. Ia berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan melalui tindakan nyata seperti menjaga kebersihan sungai, melestarikan hutan, mengurangi pencemaran, dan memulihkan kerusakan lingkungan.
“Menjaga alam adalah bagian dari ibadah dan amanah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang agar bumi tetap menjadi tempat yang layak huni bagi seluruh makhluk,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....