Pergelaran Wayang Kulit 10 Dalang di Surabaya Sukses Pukau Ribuan Penonton

  • 13 Jul 2026 19:50 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Semangat pelestarian warisan seni budaya nusantara kembali bergaung secara megah di Kota Surabaya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur sukses menggelar acara akbar bertajuk "Pergelaran Wayang Kulit 10 Dalang". Acara kebudayaan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat luas ini berlangsung meriah pada hari Minggu malam, 12 Juli 2026, dan berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata.

Pergelaran yang berlokasi di sepanjang Jalan Raya Kupang Baru, Surabaya ini dilaksanakan dalam rangka memperingati tradisi Sedekah Bumi Kelurahan Sonokwijenan. Sebagai salah satu bentuk rasa syukur masyarakat setempat terhadap hasil bumi dan keberkahan hidup, perpaduan antara ritual adat sedekah bumi dan pertunjukan kesenian wayang kulit ini dinilai menjadi momentum yang sangat tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengukuhkan identitas budaya lokal di tengah modernisasi zaman.

Dalam pertunjukan istimewa kali ini, lakon yang dibawakan adalah "Pendowo Syukur" atau yang juga dikenal dengan sub-tema "Sesaji Rojo Suyo". Kisah klasik pewayangan ini sengaja dipilih karena sarat akan filosofi mendalam mengenai ungkapan rasa syukur, keadilan, kepemimpinan yang amanah, serta persatuan. Makna yang terkandung dalam lakon ini selaras dengan esensi utama dari perayaan Sedekah Bumi yang menjunjung tinggi keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Hal yang paling mencuri perhatian publik dalam agenda ini adalah kehadiran format langka, yakni kolaborasi langsung dari 10 dalang sekaligus di atas satu panggung bergantian. Para seniman dalang ternama yang unjuk gigi malam itu di antaranya adalah Ki Madiro, Ki Surono Gondo Taruno, Ki Demang Sagopa, Ki Daniel Nugroho, Ki Bayu Wiyan Wijaya, Ki Khoirul Anam, Ki Sabdo Sutejo, Ki Ilham Kukuh Hadi Wibowo, Ki Nyu Warsono, serta Ki Doto Bawono.

Sinergi kesepuluh dalang ini menyajikan ritme pertunjukan yang dinamis, kaya akan variasi sabetan, serta memiliki penjiwaan karakter tokoh wayang yang luar biasa. Pertunjukan megah ini juga didukung penuh oleh barisan sinden atau waranggana berbakat yang tampil anggun mengenakan kebaya hitam klasik dengan selendang merah menyala.

Mereka duduk berjejer rapi di sepanjang panggung, mengiringi jalannya cerita dengan lantunan gending Jawa yang magis dan menambah kesakralan atmosfer malam pergelaran. Kemeriahan malam itu semakin berlipat ganda berkat kehadiran para bintang tamu dan seniman papan atas.

Panggung pertunjukan diguncang oleh penampilan memukau dari sinden muda fenomenal Niken Salindri serta seniman berbakat Lusi Brahman, yang membawakan lantunan lagu-lagu daerah dengan cengkok khas mereka yang memikat. Tidak hanya itu, suasana malam yang panjang pun penuh dengan gelak tawa berkat aksi jenaka dari duet pelawak kondang, Cak Komet dan Cak Slendro, yang berhasil menghibur penonton lewat guyonan segar dan sarat akan kritik sosial yang mendidik.

Guna memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat, pihak penyelenggara menggratiskan seluruh rangkaian acara ini untuk umum. Antusiasme warga tidak hanya terlihat dari padatnya area Jalan Raya Kupang Baru hingga dini hari, melainkan juga dari penonton digital. Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di lokasi, panitia menyediakan fasilitas Live Streaming melalui platform YouTube, sehingga keindahan budaya Jawa Timur ini dapat dinikmati secara langsung oleh pencinta seni di seluruh penjuru dunia.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap warga yang setia mengikuti jalannya pertunjukan hingga selesai, pihak panitia juga membagikan beragam hadiah menarik melalui sesi doorprize. Melalui kesuksesan penyelenggaraan pergelaran wayang kulit 10 dalang ini, Disbudpar dan DPRD Jatim berharap agar generasi muda dapat terus mencintai, menjaga, serta melestarikan wayang kulit sebagai salah satu mahakarya warisan budaya tak benda yang diakui dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....