Proklim dan Bank Sampah Jadi Modal Kuat Hadapi Perubahan Iklim
- 04 Jun 2026 16:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, Kabupaten Banyumas memiliki modal yang cukup kuat untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Salah satunya melalui keberadaan 100 lokasi Program Kampung Iklim (ProKlim) dan ratusan Bank Sampah Unit yang aktif di berbagai wilayah.
Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Kabupaten Banyumas, R. Stephanus Sigit , S.P., S.Hut., menyebut berbagai program berbasis masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa kesadaran lingkungan di Banyumas terus tumbuh.
"Secara umum Banyumas sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Kita memiliki 100 lokasi Program Kampung Iklim atau ProKlim dan ratusan Bank Sampah Unit yang aktif. Indeks kualitas lingkungan juga terus dijaga melalui program konservasi, penghijauan, dan pengelolaan sampah berbasis komunitas," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat menjadi faktor utama karena sebagian besar sampah berasal dari rumah tangga.
"Peran masyarakat adalah 70 persen kunci keberhasilan karena 70 persen sampah dihasilkan dari rumah tangga. Ibu-ibu PKK, Karang Taruna, RT/RW, pengelola ProKlim, dan KSM merupakan garda terdepan dalam pelestarian lingkungan," kata Sigit.
Ia mengungkapkan, sejumlah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di Banyumas bahkan mampu mengelola iuran warga hingga lebih dari Rp20 juta setiap bulan untuk mendukung pengelolaan sampah mandiri.
"Ini membuktikan bahwa ketika warga mau memilah sampah, KSM dapat hidup mandiri dan pengelolaan lingkungan menjadi lebih berkelanjutan," ujarnya.
Sigit berharap capaian tersebut dapat menjadi fondasi kuat bagi Banyumas dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....