Wagub Ahmad Nausrau Ajak Seluruh OPD Sukseskan Program KITA SEHAT
- 04 Jun 2026 17:07 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berperan aktif menyukseskan implementasi Program KITA SEHAT di Papua Barat Daya. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Awal Persiapan Implementasi Program KITA SEHAT Provinsi Papua Barat Daya di Ruang Rapat Utama Lantai III Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kota Sorong, Kamis 4 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Ahmad Nausrau menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak akan berjalan optimal tanpa didukung kualitas kesehatan masyarakat yang baik. “Pembangunan kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan menentukan masa depan daerah. Daerah yang maju adalah daerah yang masyarakatnya sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik,” ujarnya saat membacakan sambutan Gubernur Papua Barat Daya.
Program KITA SEHAT merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang ditujukan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat. Papua Barat Daya menjadi salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang dipilih sebagai lokasi implementasi program tersebut. Menurut Ahmad Nausrau, kepercayaan yang diberikan kepada Papua Barat Daya menjadi peluang sekaligus tanggung jawab untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.
“Kepercayaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap potensi dan kebutuhan Papua Barat Daya sebagai provinsi baru yang sedang membangun berbagai sektor pelayanan dasar bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami menyambut program ini dengan penuh optimisme dan semangat kolaborasi,” katanya.
Ia menjelaskan Program KITA SEHAT memiliki sejumlah fokus utama, di antaranya penguatan layanan kesehatan primer, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, percepatan penanganan stunting dan masalah gizi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penguatan pendekatan One Health, serta peningkatan ketahanan sistem kesehatan menghadapi berbagai ancaman penyakit di masa mendatang.
Menurutnya, Papua Barat Daya masih menghadapi sejumlah tantangan di sektor kesehatan, seperti pemerataan akses layanan, keterbatasan tenaga kesehatan di beberapa wilayah, serta kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Karena itu, ia berharap program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan. “Kami berharap program ini tidak hanya menghasilkan berbagai dokumen perencanaan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Masyarakat harus merasakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, akses yang lebih baik, serta peningkatan kualitas hidup secara langsung,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Ahmad Nausrau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) serta Program SKALA yang selama ini mendukung pembangunan dan penguatan tata kelola pemerintahan di Papua Barat Daya. Ia kemudian meminta seluruh perangkat daerah terkait, terutama Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan OPD lainnya, untuk terlibat aktif dalam mendukung pelaksanaan Program KITA SEHAT. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Program ini harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh sektor agar tujuan besar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua Barat Daya dapat tercapai,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Australia, Kementerian PPN/Bappenas, Program KITA SEHAT, Program SKALA, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program, diskusi teknis, dan penyelarasan langkah awal implementasi Program KITA SEHAT di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....