Harga Beras Premium Naik, Imbas Kenaikan Harga Beli Gabah dan Plastik Kemasan

  • 04 Jun 2026 08:15 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Harga beras premium di Kabupaten Mamuju mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga pembelian gabah di tingkat distributor serta naiknya biaya kemasan beras.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju, Andi Tenri, saat ditemui RRI Mamuju, Rabu, 3 Juni 2026.

Andi Tenri mengatakan, harga beras premium di Kabupaten Mamuju mulai mengalami kenaikan sejak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga beli gabah di tingkat distributor.

"Kalau untuk beras premium memang ada kenaikan dari sebelum lebaran karena memang dari distributor harga pembelian gabah memang ada kenaikan, otomatis harga beras naik," ujarnya.

Meski demikian, ia menilai menaikan harga beras premium yang beredar di pasaran masih berada di kisaran yang wajar dan tidak jauh berbeda dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Tetapi intinya beras tidak terlalu melampaui jauh dari HET yang ditetapkan oleh pemerintah. Kemarin beras premium HET-nya Rp14.900, di pasar itu kita masih mendapati Rp15.200 sampai Rp15.400, artinya tidak terlalu jauh dengan HET yang ditetapkan oleh pemerintah," jelasnya.

Selain harga beli gabah, kenaikan harga plastik yang digunakan sebagai kemasan produk beras juga turut mempengaruhi kenaikan harga jual beras premium di pasaran.

"Penyebab lain adalah faktor kemasan. Kita tahu harga plastik mengalami kenaikan, kalau tidak salah sampai 30 persen naiknya, otomatis harga kemasan juga berubah," tambahnya.

Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju, harga beras premium di pasaran saat ini masih berada dalam rentang yang relatif terkendali meski mengalami kenaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....