Inflasi Bulanan Sulbar Mei 2026 Tercatat 0,11 Persen

  • 03 Jun 2026 12:36 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat mencatat inflasi bulanan atau month to month (mtm) periode Mei 2026 tercatat 0,11 persen. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan kebutuhan rumah tangga menjadi faktor utama pendorong inflasi pada periode tersebut.

Kepala BPS Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengatakan terdapat lima komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap pembentukan inflasi bulanan pada Mei 2026.

“Inflasi pada bulan Mei 2026 untuk month to month adalah 0,11 persen. Dari perkembangan inflasi secara month to month terdapat lima pendorong utama dan juga lima penghambat utama dalam pembentukan inflasi secara month to month pada bulan Mei 2026,” kata Suri Handayani, dalam siaran pers Berita Resmi Statistik yang digelar di Aula Kantornya, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, komoditas yang paling besar mendorong inflasi adalah cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,19 persen. Selanjutnya tomat yang memberikan andil inflasi 0,17 persen, disusul beras sebesar 0,12 persen.

Selain itu, kenaikan harga air kemasan turut menyumbang inflasi sebesar 0,04 persen, sementara gula pasir memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga sehingga menahan laju inflasi di Sulawesi Barat. Komoditas yang paling besar menahan inflasi adalah telur ayam ras yang mengalami deflasi sebesar 0,16 persen.

“Lima komoditas utama yang menghambat atau menahan inflasi, yang pertama telur ayam ras terjadi deflasi sedalam 0,16 persen,” ujarnya.

Suri menjelaskan, selain telur ayam ras, ikan layang menjadi komoditas penahan inflasi dengan deflasi sebesar 0,10 persen. Kemudian ikan tuna mengalami deflasi 0,09 persen, ikan cakalang 0,08 persen, dan bawang merah mengalami deflasi sebesar 0,05 persen.

Data BPS menunjukkan bahwa kenaikan harga beberapa komoditas pangan strategis masih menjadi faktor dominan pembentuk inflasi bulanan di Sulawesi Barat. Namun, penurunan harga sejumlah komoditas perikanan dan bahan pangan lainnya turut menjaga agar inflasi tetap berada pada level yang relatif terkendali selama Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....