Pesdiktara 2026 Jadi Panggung Kreativitas Peserta Didik PKBM dan SKB
- 03 Jun 2026 20:08 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Gebyar Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan (Pesdiktara) 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar peserta didik, tetapi juga wadah untuk menampilkan beragam potensi dan kreativitas yang selama ini dikembangkan di lingkungan PKBM dan SKB.
Berbagai karya dan pertunjukan yang ditampilkan membuktikan bahwa peserta pendidikan kesetaraan, memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan peserta didik dari jalur pendidikan formal.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengatakan salah satu capaian paling menonjol dalam kegiatan tahun ini adalah munculnya berbagai bakat yang sebelumnya belum banyak diketahui publik.
Beragam karya kreatif berhasil ditampilkan mulai dari film pendek, seni tari, musik, vokal, hingga cabang olahraga seperti futsal.
“Jangan sampai mereka merasa tertinggal hanya karena jalur pendidikannya berbeda. Kegiatan penampilan seperti ini adalah puncak dari pengembangan bakat mereka.” ujar Hendra usai mengikuti acara Pesdiktara 2026 di Alam Wisata Cimahi, Selasa 2 Juni 2026.
Menurut Hendra, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam membangun rasa percaya diri peserta didik. Selain menjadi sarana unjuk kemampuan, ajang tersebut juga membuka peluang agar karya dan prestasi mereka mendapat apresiasi lebih luas dari masyarakat.
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kreatif dan inovatif yang mampu mengembangkan potensi peserta didik pendidikan kesetaraan. Upaya tersebut dilakukan agar kemampuan yang dimiliki peserta dapat terus diasah dan berkembang secara berkelanjutan.
“Dulu hal-hal seperti ini tidak terbayangkan ada di PKBM, sekarang justru menjadi kebanggaan kami. Potensi mereka sangat luar biasa dan harus terus dipacu agar kualitas SDM Cimahi semakin meningkat.” ucapnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Hendra memastikan pengembangan pendidikan kesetaraan tetap menjadi perhatian pemerintah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada kekuatan kolaborasi berbagai pihak.
Selain dukungan pemerintah daerah, keterlibatan dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau CSR juga menjadi peluang yang terus didorong. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung kegiatan pengembangan bakat dan peningkatan kualitas pendidikan kesetaraan di Kota Cimahi.
“Selama ada kerja sama dan kesepakatan bersama, segala kendala anggaran bisa teratasi. Kami tidak akan membiarkan semangat mereka padam.” katanya.
Hendra menegaskan transformasi PKBM dan SKB harus terus dilanjutkan agar pendidikan di Kota Cimahi semakin merata, berkualitas, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Dengan dukungan semua pihak, pendidikan kesetaraan diharapkan terus melahirkan generasi yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....