Gudang Rongsok di Margaasih Ludes Terbakar, Damkar Cimahi Sigap Padamkan Api

  • 30 Mei 2026 10:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Gudang rongsok milik Maman yang berada di Jalan Cibogo Lamping RT 04 RW 01, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, ludes dilalap api pada Sabtu 30 Mei 2026 dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu menghanguskan seluruh bangunan gudang seluas 280 meter persegi beserta isinya.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian pada pukul 04.25 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi. Tim tiba sekitar 12 menit kemudian atau pukul 04.37 WIB untuk melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api.

"Kami menerima laporan pukul 04.25 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi sehingga tiba pada pukul 04.37 WIB dengan respon time 12 menit," kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas mengerahkan empat unit pancar, satu unit rescue, serta satu unit pancar dari Pos TKI. Sebanyak 17 personel diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area sekitar.

Material rongsokan yang menumpuk di dalam gudang membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Akibatnya, seluruh bangunan dan barang-barang di dalamnya habis terbakar sehingga tidak ada aset yang berhasil diselamatkan.

"Petugas fokus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merambat ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi," ujar Aep.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api. Percikan tersebut kemudian menyambar tumpukan barang bekas yang mudah terbakar hingga menyebabkan kobaran api semakin besar.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik yang memicu percikan api dan menyambar material rongsokan," ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan satu orang berhasil diselamatkan. Petugas juga memastikan tidak terdapat korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia akibat kejadian itu.

Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta. Rinciannya meliputi kerusakan bangunan senilai Rp10 juta dan kerugian barang atau isi gudang sekitar Rp50 juta.

Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 06.07 WIB, sementara seluruh personel kembali ke markas pada pukul 06.30 WIB. Setelah operasi selesai, petugas melanjutkan inventarisasi peralatan serta pendataan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Aep mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama di gudang atau tempat penyimpanan barang yang mudah terbakar. Warga juga diminta mematikan aliran listrik saat tidak digunakan dan menghindari penggunaan kabel yang tidak sesuai standar guna mencegah terjadinya kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....