Pemko Batam Luncurkan 19 Armada Baru Trans Batam dan Terapkan QRIS Tap
- 28 Mei 2026 10:46 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam — Pemerintah Kota Batam resmi meluncurkan pengoperasian 19 unit armada baru Trans Batam tahun 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa, 26 Mei 2026. Peluncuran tersebut sekaligus ditandai dengan penerapan sistem pembayaran digital QRIS Tap pada layanan Trans Batam.
Kegiatan itu dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Irjen Pol Purnawirawan Aan Suhanan, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, jajaran Forkopimda, DPRD Kota Batam, Bank Indonesia Perwakilan Kepri, hingga sejumlah mitra operator transportasi.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam Suhar menyampaikan penambahan armada dilakukan untuk meningkatkan pelayanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Pengadaan armada baru dilakukan melalui skema BTS atau Buy The Service, di mana pemerintah membayar jasa layanan berdasarkan perhitungan operasional per kilometer.
“Pada tahun 2026 dapat kami sampaikan kita menambah armada lebih kurang sebanyak sembilan belas unit armada. Kita Pemerintah Kota Batam hanya membayar jasa layanan saja berdasarkan hitungan rupiah per kilometernya,” ujar Suhar.
Ia menjelaskan, penambahan armada juga ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan di sejumlah koridor Trans Batam. Pengembangan direncanakan mencakup wilayah Bengkong, Sungai Panas, hingga integrasi menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Saat ini Trans Batam melayani sembilan koridor dengan jumlah penumpang harian mencapai sekitar enam ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen merupakan penumpang umum dan 30 persen lainnya pelajar.
Selain armada baru, Pemerintah Kota Batam bersama Bank Indonesia turut memperkenalkan QRIS Tap sebagai metode pembayaran terbaru di layanan Trans Batam. Sistem tersebut memungkinkan penumpang melakukan pembayaran cukup dengan menempelkan ponsel berfitur NFC ke alat pembayaran tanpa perlu memindai kode QR.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Rony Widijarto mengatakan digitalisasi pembayaran menjadi langkah penting dalam mempercepat ekosistem ekonomi digital di Batam. Menurutnya, penggunaan QRIS juga dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas akses keuangan masyarakat dan UMKM.
“QRIS Tap ini adalah QRIS yang terbaru. Dengan istilahnya QRIS Tap, mendekatkan kepada alat pembayaran yang ada di setiap bus yang ini adalah memudahkan masyarakat dalam pembayaran,” kata Rony.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam Yusfa Hendri mengatakan pengembangan layanan Trans Batam telah dirancang untuk menghubungkan pelabuhan, pusat bisnis, hingga kawasan strategis lainnya di Kota Batam.
“Koridor Bus Trans Batam itu sudah menghubungkan port to port dan port to business,” ujarnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Irjen Pol Purnawirawan Aan Suhanan mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam yang tetap berinvestasi di sektor transportasi publik di tengah kondisi ekonomi global saat ini.
Menurut Aan, investasi di sektor transportasi memiliki dampak besar terhadap konektivitas masyarakat, pengurangan biaya transportasi, hingga menekan kemacetan di masa depan.
“Pemerintah Kota Batam masih bisa menginvestasikan dalam bidang transportasi. Ini sangat luar biasa kita apresiasi,” kata Aan.
Pemerintah Kota Batam menargetkan pengembangan layanan Trans Batam hingga sepuluh koridor utama dalam lima tahun ke depan. Selain penambahan armada, pengembangan juga akan dilakukan melalui penambahan trayek feeder, halte standar, serta integrasi layanan menuju kawasan bandara dan pusat aktivitas masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....