Yandri Susanto Dorong Kolaborasi Bangun Desa Kabupaten Kupang
- 25 Mei 2026 17:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan dalam mempercepat pembangunan desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, yang juga menjadi lokasi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Damai Lifuleo, Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut Yandri, pembangunan desa tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan kerja sama antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat agar hasilnya lebih optimal dan berkelanjutan. “Bila dikembangkan secara kolaboratif antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Desa, maka potensi ini akan berkembang maksimal dan emghasilkan bagi masyarakat secara,” ujar Yandri Susanto.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi besar, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Salah satu contoh yang dinilai berhasil adalah pengelolaan BUMDes Damai di Desa Lifuleo yang memanfaatkan potensi wisata pesisir dan budidaya rumput laut.
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, lanjutnya, siap memberikan dukungan untuk penguatan kelembagaan ekonomi desa, termasuk pengembangan BUMDes agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Desa menjadi dorongan moral bagi pemerintah daerah dan masyarakat desa untuk terus mengembangkan potensi yang ada secara mandiri.
Ia menilai keberhasilan BUMDes Damai Lifuleo menjadi bukti bahwa desa mampu tumbuh dan berkembang jika dikelola dengan baik serta mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dalam kunjungan tersebut turut hadir Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Tabrani, anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy dan Rudi Rildy Amtiran, serta sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....