Menteri Desa Apresiasi Kesuksesan BUMDes Damai Lifuleo Kupang
- 25 Mei 2026 17:46 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, mengapresiasi keberhasilan BUMDes Damai di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, yang dinilai sukses mengelola potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Apresiasi tersebut disampaikan Yandri Susanto saat melakukan kunjungan kerja di Desa Lifuleo, Jumat, 15 Mei 2026, yang turut disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam.
Menurut Yandri, BUMDes Damai menjadi salah satu contoh pengelolaan potensi desa yang berhasil karena mampu memanfaatkan kekayaan lokal melalui pengembangan sektor pariwisata pantai dan budidaya rumput laut. “Seperti Desa Lifuleo ini yang memiliki potensi pariwisata pantai yang sangat baik, bila dikembangkan secara kolaboratif antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Desa, maka potensi ini akan berkembang maksimal dan menghasilkan bagi masyarakat secara luas,” ujar Yandri Susanto.
Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama antara pemerintah desa, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, lanjutnya, siap mendukung desa-desa di Kabupaten Kupang untuk terus mengembangkan potensi ekonomi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, mengatakan kunjungan Menteri Desa menjadi motivasi besar bagi masyarakat Desa Lifuleo untuk terus mengembangkan usaha desa secara mandiri dan produktif. Ia menjelaskan, BUMDes Damai telah menunjukkan hasil positif melalui pengelolaan wisata pesisir Pantai Oelsina dan pemberdayaan masyarakat dalam budidaya rumput laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“BUMDes Damai Lifuleo telah memaksimalkan potensi pariwisata Pantai Oelsina yang memiliki keindahan pesisir dan pemberdayaan rumput laut menjadikannya memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang sangat baik, sehingga kami percaya bahwa pengembangan BUMDes Dama akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa,” kata Mateldius.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Tabrani, anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy dan Rudi Rildy Amtiran, Kepala Dinas PMD Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat, Kepala Desa Lifuleo, serta masyarakat setempat. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....