Makna Hari Tarwiyah: Menyiapkan Bekal Ketaatan menuju Ridha Allah
- 25 Mei 2026 08:35 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Tepat di hari ini, 25 Mei 2026 bertepatan dengan 8 Dhzulhijjah yang dikenal dengan hari Tarwiyah. Hari dimana secara linguistik kata Tarwiyah berasal dari kalimat rowayarun tarwiyatan yang artinya mempersiapkan bekal air. Hal ini disampaikan Ustadz Faishal Rimzani, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, saat di Mutiara Pagi RRI, Senin, 25 Mei 2026.
“Ada dua pandangan disini. Ada yang menyatakan bahwa hari Tarwiyah merupakan hari dimana setiap umat muslim yang hendak melaksanakan Ibadah Haji mempersiapkan dirinya dengan membawa bekal air untuk pergi ke Mina dan melanjutkankan ibadah di padang Arofah. Sementara dalam pandangan ulama lain kata Tarwiyah di sini bukan hanya mempersiapkan bekal air, tapi juga memiliki makna perenungan,” katanya menjelaskan.
| Baca juga: Cuaca Sumenep Didominasi Berawan pada Rabu |
Faishal menambahkan, sebagaimana dulu yang dilakukan oleh Nabiullah Ibrahim alaihi salam, yang mendapatkan perintah dari Allah subhanahu wa ta'ala, untuk menyembeli putranya yaitu Nabi Ismail. Perintah yang luar biasa, dimana secara logika kemanusiaan sangat mengagetkan dan pada akhirnya beliau memerlukan untuk melakukan perlindungan atas perintah yang Allah berikan tersebut.
“Nah proses perlindungan itulah yang disebut dengan tarwiyah. Jadi Tarwiyah ini, selain punya makna mempersiapkan bekal air untuk melaksanakan ibadah di padang arofah, juga makna perlindungan atas perintah-perintah Allah Subhanahu wa ta'ala,” ujarnya.
Bekal terbaik dalam kehidupan bukan hanya materi melainkan ketaatan dan amal kebaikan. Karena itu masyarakat diimbau memanfaatkan momen bulan Dzulhijjah untuk memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial.
Hari Tarwiyah juga mengandung pelajaran tentang kesabaran dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya. Nilai tersebut dinilai relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam membangun keluarga yang taat dan harmonis.
Melalui semangat Hari Tarwiyah diharapkan umat Islam semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Dengan demikian setiap langkah kehidupan dapat dijalani dengan penuh keberkahan dan ketenangan hati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....