Tahun 2026, Proyek Strategis Daerah di Fokuskan Sektor UMKM dan Kesehatan

  • 23 Mei 2026 10:24 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu — Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengalokasikan anggaran belanja modal sebesar Rp18,3 miliar pada tahun anggaran 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp8,1 miliar dialokasikan untuk membiayai lima proyek strategis daerah di sektor UMKM dan kesehatan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Dompu, Suparman mengatakan, penetapan proyek strategis daerah tersebut telah dituangkan dalam Keputusan Bupati Dompu.

“Lima proyek strategis daerah itu berasal dari Dinas Koperasi dan UKM serta RSUD Dompu dengan total anggaran mencapai Rp8,1 miliar,” ujarnya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Ia menjelaskan, lima proyek strategis tersebut terdiri dari pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Puja Sera) atau Food Court Kota Dompu di lokasi eks SDN 19 Dompu, depan Polres Dompu dengan nilai anggaran Rp2,1 miliar.

Selain itu, pembangunan Food Court Kota Dompu di Jalan Gajah Mada senilai Rp1,3 miliar serta pengadaan 57 unit rombong usaha dengan anggaran Rp570 juta.

Sementara dari sektor kesehatan, proyek strategis meliputi rehabilitasi ruang CDSC (Cytotoxic Drug Safety Cabinet) atau ruang pencampuran obat kemoterapi di RSUD Dompu senilai Rp1,7 miliar.

“Kemudian rehabilitasi ruang Cath Lab atau laboratorium kateterisasi yang dilengkapi teknologi pencitraan sinar-X di RSUD Dompu dengan nilai proyek Rp2,5 miliar,” katanya.

Menurut Suparman, seluruh paket proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap perencanaan dan belum masuk proses tender.

Khusus dua proyek yang berada di RSUD Dompu, sumber pendanaannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat.

“Untuk paket proyek dari RSUD Dompu harus sudah dikontrak paling lambat Juli mendatang,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut, paket pekerjaan konstruksi dengan nilai di bawah Rp400 juta dapat dilakukan melalui mekanisme pengadaan langsung tanpa proses tender terbuka.

Pemerintah daerah berharap proyek strategis tersebut dapat mendukung pengembangan sektor UMKM sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Dompu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....