Kanwil BPN NTT Teguhkan Semangat Kebangkitan Nasional di Era Digital
- 22 Mei 2026 11:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 20 Mei 2026 dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT, Ibu Fransiska Vivi Ganggas, S.H., M.A.P., dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kanwil BPN NTT.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kebangkitan nasional di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil BPN NTT membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa makna kebangkitan nasional saat ini tidak lagi terbatas pada perjuangan mempertahankan wilayah kedaulatan, namun juga mencakup upaya menjaga kedaulatan informasi, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta melindungi generasi muda sebagai aset masa depan bangsa. Seluruh elemen masyarakat perlu menjaga persatuan, meningkatkan literasi digital, dan membangun karakter generasi muda yang tangguh demi Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, penguatan ekonomi desa, hingga perlindungan anak di ruang digital. Semangat perjuangan organisasi “Boedi Oetomo” sebagai tonggak kebangkitan nasional pun diharapkan terus hidup dalam semangat solidaritas sosial dan budaya gotong royong seluruh masyarakat Indonesia.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, seluruh aparatur sipil negara, khususnya di lingkungan Kanwil BPN Provinsi NTT, diajak untuk terus menjaga semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing global. Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme, menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa yang lebih berkelanjutan. (rls/DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....