DKPP Sumenep Temukan Kasus Orf saat Pengawasan Hewan Kurban
- 21 Mei 2026 12:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID,Sumenep - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Dalam monitoring yang dilakukan di sejumlah lapak penjualan hewan kurban, DKPP menemukan tiga kasus penyakit orf pada kambing. Penyakit tersebut merupakan infeksi yang menyerang area mulut ternak.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan.
“Dari hasil pemeriksaan memang ditemukan beberapa kasus orf pada kambing, sehingga langsung kami tindaklanjuti,” ujarnya saat melakukan monitoring di salah satu lapak penjualan hewan kurban di kawasan Kolor, Sumenep, Kamis 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hingga saat ini DKPP telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan lapak penjualan hewan kurban di wilayah Kabupaten Sumenep.
Selain memantau kondisi kesehatan ternak, pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan hewan memenuhi ketentuan syariat, seperti cukup umur dan tidak mengalami cacat fisik.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih teliti sebelum membeli hewan kurban, terutama menjelang hari raya ketika jumlah lapak penjualan terus bertambah.
“Masyarakat harus memastikan hewan yang dibeli sehat, aktif, tidak cacat, dan memiliki kondisi fisik yang baik,” katanya.
DKPP Sumenep juga mengimbau pedagang hewan kurban untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ternak sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Para pedagang, kata Chainur, dapat mengajukan pemeriksaan kepada DKPP untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan jual dari tim kesehatan hewan.
“Pedagang cukup menghubungi kami, nanti tim akan turun melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi,” ujarnya.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, DKPP Sumenep melibatkan 12 tenaga medis hewan dan 27 paramedis yang disebar di sejumlah wilayah daratan maupun kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....