RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Pastikan Layanan dan Keuangan Aman
- 19 Mei 2026 20:29 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo memastikan kondisi layanan dan keuangan rumah sakit dalam keadaan aman. Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. Tolkha Amarudin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pada Selasa, 19 Mei 2026.
“Per 30 April 2026, RSUD tidak memiliki piutang BPJS yang belum cair,” ujar dr. Tolkha. Pendapatan Asli Daerah BLUD 2025 mencapai Rp264,6 miliar atau 103,62% dari target.
Sementara target PAD 2026 dipatok Rp246,3 miliar dengan strategi penambahan layanan baru. "Stok obat dan alat kesehatan disebut aman untuk 1,5 bulan ke depan tanpa kejadian obat kosong," jelasnya.
Soal pelayanan, dr. Tolkha memastikan antrean panjang di Poli Jantung, Bedah, dan Penyakit Dalam sudah tidak terjadi lagi. “Sekarang sudah dibagi sesi praktik pagi, siang, sore, ditambah penambahan dokter spesialis,” katanya.
Layanan Cathlab untuk kateterisasi jantung dan pemasangan ring sudah berjalan. Untuk radioterapi kanker, pihaknya masih menunggu izin BAPETEN. "Digitalisasi pendaftaran juga berjalan optimal dengan 99,48% pasien sudah mendaftar melalui Mobile JKN," terang dr. Tolkha.
Status akreditasi Paripurna yang diraih sejak 2022 ditargetkan tetap dipertahankan pada 2026. Meski begitu, ia mengakui RSUD masih kekurangan dokter spesialis di sejumlah bidang seperti Anestesi, Radiologi, dan Bedah Saraf. “Insentif dan jasa pelayanan dokter dibayar tiap bulan, tidak ada tunggakan,” tegasnya.
RSUD juga mengklaim penanganan DBD dan malaria berjalan baik. Sepanjang Januari-April 2026 tercatat 10 kasus DBD dan 1 kasus malaria tanpa kematian. Sistem Rekam Medis Elektronik sudah 100% diterapkan dengan keamanan siber sesuai standar BPJS.
Untuk pengaduan masyarakat, kanal WA Aduan menjadi yang paling cepat merespons. “Rata-rata respons kurang dari 30 menit. Tidak ada temuan pungli selama 2025-2026,” pungkasnya.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....