Puluhan Gempabumi Dangkal Guncang Bali, Namun Tidak Dirasakan Masyarakat

  • 17 Mei 2026 14:07 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pulau Dewata dan wilayah sekitarnya kembali diguncang gempa bumi yang didominasi gempa bumi dangkal. Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, sepanjang periode minggu ke 2 bulan Mei, puluhan gempa bumi terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya. Kendati diguncang puluhan gempa bumi, tidak ada wilayah di Bali maupun sekitarnya yang melaporkan merasakan gempabumi dangkal tersebut.

PMG Ahli Pertama Stasiun Geofisika Denpasar Muhammad Azany Harits kepada RRI.CO.ID di Denpasar membenarkan, selama minggu ke-2 bulan Mei 2026, di daerah Bali dan sekitarnya telah terjadi 50 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 1.6 sampai 3.4. Ia menjelaskan, gempabumi dengan magnitudo kurang dari 3 sebanyak 48 kejadian atau 96 persen dari total kejadian gempabumi. Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo 3 hingga kurang dari 5 sebanyak 2 kejadian atau 4 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5.

Stasiun Geofisika Denpasar mencatat 50gempa bumi kembali mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Gempabumi yang didominasi gempa dangkal pada periode minggu ke 2 bulan Mei itu tidak dirasakan masyarakat Bali maupun wilayah sekitarnya,” ujarnya.

Sementara berdasarkan kedalaman gempa, Azany Harits mengungkapkan, gempa yang melanda Bali dan wilayah sekitarnya didominasi gempabumi dangkal kurang dari 60 km sebesar 80 persen dari total kejadian gempabumi.

“Gempabumi dangkal sebanyak 40 kejadian gempabumi, terdapat 10 gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 20 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km,” tuturnya.

Azany Harits menambahkan, dari total gempa bumi yang terjadi, 29 diantaranya terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Lombok yang diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia. Sedangkan, 21 gempabumi terjadi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif. Selama periode minggu ke 2 bulan Mei itu tidak terdapat kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat Bali dan wilayah sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....