Pemerintah Pusat Mulai Perluas Wajib Belajar 13 Tahun
- 17 Mei 2026 11:14 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah terus memperkuat program wajib belajar 13 tahun untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas akses pendidikan sejak usia dini.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti mengatakan pemerintah mulai memberikan Program Indonesia Pintar bagi murid taman kanak-kanak pada tahun 2026. Bantuan itu diberikan untuk mendukung kesiapan belajar anak sejak dini.
Selain itu pemerintah juga menargetkan pembangunan satu taman kanak-kanak di setiap desa di Indonesia. Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai kementerian dan pemerintah daerah.
“Untuk pertama kali tahun ini kami akan memberikan PIP untuk murid-murid TK sebesar empat ratus lima puluh ribu per tahun,” kata Abdul Mu’ti.
Pemerintah menilai pengalaman pendidikan di jenjang pra sekolah memiliki pengaruh besar terhadap kesiapan belajar anak. Pendidikan usia dini juga berperan penting dalam membangun rasa percaya diri peserta didik.
Di sisi lain pemerintah terus memperkuat kualitas pendidikan dasar dan menengah melalui revitalisasi sekolah. Program pembangunan ruang kelas dan fasilitas belajar dilakukan di berbagai daerah termasuk Kepulauan Riau.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menyambut baik kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat pendidikan nasional. Menurutnya, pembangunan pendidikan membutuhkan koordinasi dan kolaborasi semua pihak.
“Koordinasi dan kolaborasi kita kuatkan demi pendidikan Kepri yang bermartabat. Mari bangun pendidikan negeri Kepri untuk NKRI,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....