Abdul Mu’ti Sebut Wakaf MIBS Bentuk Kepercayaan Besar kepada Muhammadiyah
- 15 Mei 2026 14:55 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, menghadiri Tabligh Akbar di Masjid Fatimah Azzahra Komplek Pondok Pesantren Mafaaza Islamic Boarding School atau MIBS Punggur, Batam, Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan dokumen wakaf Pondok Pesantren MIBS kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Penyerahan wakaf dilakukan keluarga Abdullah Yasin kepada Muhammadiyah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan Islam. Wakaf itu mencakup fasilitas pendidikan dan lingkungan pesantren yang telah berdiri di kawasan Punggur.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada Muhammadiyah dalam mengelola wakaf pendidikan. Menurutnya, amanah tersebut harus dijaga dan dikembangkan dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengatakan, saat ini tidak semua lembaga memperoleh kepercayaan penuh dari masyarakat untuk mengelola wakaf. Karena itu, Muhammadiyah harus menjaga integritas dalam mengembangkan amal usaha pendidikan.
“Ini menunjukkan bagaimana kepercayaan masyarakat kepada Persyarikatan Muhammadiyah. Dan ketika saya sempat bertanya mengapa yang mendapatkan amanah untuk menerima wakaf dari Baitul Muhammadiyah, jawabannya sama. Beliau-beliau itu, para wakif itu meyakini kalau diwakafkan ke Muhammadiyah insya Allah akan gawam, insya Allah akan terus berlanjut, dan insya Allah akan dikelola dengan amanah,” ujar Abdul Mu’ti.
Selain itu, Abdul Mu’ti mengungkapkan Muhammadiyah dalam beberapa waktu terakhir juga menerima sejumlah wakaf pendidikan dari daerah lain di Indonesia. Hal itu dinilai menjadi bukti besarnya kepercayaan masyarakat kepada organisasi tersebut.
Ia berharap fasilitas pendidikan yang telah diwakafkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Menurutnya, pengembangan pendidikan berbasis pesantren menjadi bagian penting dalam membangun generasi bangsa.
Kegiatan tabligh akbar diikuti para santri, tokoh Muhammadiyah, pejabat pendidikan, serta masyarakat umum. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme hingga akhir acara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....