FKUB Papua Tengah Dorong ASN Hadirkan Pelayanan yang Humanis
- 14 Mei 2026 08:10 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah mendorong aparatur sipil negara menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan menyentuh masyarakat melalui penguatan nilai spiritual di lingkungan pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ibadah Oikumene ASN dan non-ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu 13 Mei 2026.
Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii mengatakan ibadah tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi harus berdampak pada cara ASN menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ASN maupun non-ASN memiliki tanggung jawab untuk menciptakan pelayanan yang menghadirkan rasa damai dan harmonis bagi masyarakat Papua Tengah.
“Pelayanan itu harus benar-benar menyentuh, supaya masyarakat tidak protes, tidak marah-marah, tetapi merasa damai, harmonis, dan tenang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema ibadah kali ini sengaja diangkat sebagai pengingat bahwa pelayanan publik harus dibangun dengan pendekatan kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Selain itu, FKUB Papua Tengah juga terus melakukan pendampingan spiritual di berbagai organisasi perangkat daerah atau OPD melalui doa bersama dan kunjungan rutin.
“Salah satu bentuknya adalah doa bersama keliling di OPD-OPD supaya kami bisa mendoakan mereka dan semua dapat merasakan dampaknya. Jadi kebiasaan berdoa ini bukan untuk kepentingan pimpinan saja, tetapi untuk semua,” ucapnya.
Menurut Ignatius, kegiatan tersebut telah memasuki tahun kedua pelaksanaan dan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari penguatan moral aparatur pemerintah.
Ia menambahkan, kegiatan doa bersama tidak hanya dilakukan di Kantor Gubernur Papua Tengah, tetapi juga di rumah sakit, kantor OPD, hingga kawasan pembangunan kantor pusat pemerintahan.
Melalui kegiatan itu, FKUB berharap tercipta lingkungan kerja yang lebih harmonis, toleran, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Papua Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....