Dinpertan Banyumas Pastikan Hewan Kurban Sehat Jelang Iduladha
- 12 Mei 2026 20:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang hari raya Iduladha, kondisi kesehatan hewan ternak di Kabupaten Banyumas dipastikan dalam keadaan aman dan terkendali. Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Banyumas terus melakukan pemantauan kesehatan ternak untuk memastikan kesiapan pelaksanaan kurban tahun ini.
Pemantauan dilakukan di berbagai wilayah peternakan dan tempat penjualan hewan kurban. Selain itu, vaksinasi terhadap hewan ternak juga terus digencarkan guna mencegah penyebaran penyakit menular pada hewan.
“Untuk saat ini status kesehatan ternak di wilayah Kabupaten Banyumas terpantau aman, sehat Insya Allah, siap untuk pelaksanaan kurban di Kabupaten Banyumas,” ujar Damar selaku Staff Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Kesmas Dinpertan Kabupaten Banyumas pada Selasa (12/5/2026).
Berdasarkan data sementara Dinpertan Banyumas, jumlah ternak yang mendapat vaksinasi mencapai sekitar 20.000 ekor. Sementara itu, jumlah hewan kurban diperkirakan mencapai sekitar sembilan ribu ekor sapi dan lima belas ribu ekor kambing.
Penyakit yang paling diwaspadai menjelang Iduladha ialah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menyebar seiring meningkatnya mobilitas dan distribusi hewan ternak dari berbagai daerah.
“Penyakit untuk saat ini yang lagi ngetren itu kan untuk ternak itu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Nah, itu sudah kami antisipasi dengan pelaksanaan vaksinasi,” tuturnya.
Selain vaksinasi, Dinpertan Banyumas juga menekankan pentingnya penerapan biosecurity kandang. Peternak diminta membatasi akses keluar masuk kandang agar ternak tidak mudah terpapar penyakit dari luar lingkungan.
Upaya lain yang dilakukan ialah menjaga manajemen kesehatan ternak melalui pemberian vitamin, obat cacing, dan pemantauan kondisi hewan secara berkala. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas hewan kurban tetap baik hingga hari penyembelihan.
“Yang pertama kita tekankan ke peternak itu untuk pengetatan biosecurity kandang. Jadi supaya tidak semua orang bisa masuk akses ke kandang ternak supaya tidak membawa penyakit dari luar lingkungan,” ucapnya.
Masyarakat juga diimbau lebih teliti saat membeli hewan kurban. Hewan yang layak dijadikan kurban harus memenuhi syarat usia serta memiliki kondisi fisik yang sehat, seperti bulu mengkilap, tidak lesu, dan memiliki nafsu makan yang baik.
Menjelang Iduladha, pengawasan terhadap lalu lintas ternak dari luar daerah juga diperketat. Dinpertan Banyumas melakukan monitoring di kantong-kantong penjualan hewan kurban guna memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat.
“Harapannya kalau masyarakat nanti bisa minta ke bakul untuk menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Karena itu dari kami bagi yang memohon kami memberikannya secara gratis,” ucap Damar. (Ilham).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....