ITEBA–Telkom University Kembangkan Peta Digital Wisata Batam

  • 11 Mei 2026 20:41 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Upaya mewujudkan pariwisata yang modern dan berkelanjutan terus diperkuat melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Membangun Pariwisata Cerdas di Kota Batam Melalui Inovasi Peta Digital Wisata” yang digelar pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi penelitian antara Telkom University dan Institut Teknologi Batam (ITEBA) sebagai langkah strategis mendukung konsep smart tourism di Kota Batam.

FGD tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, akademisi, industri, hingga asosiasi pariwisata dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, perwakilan pelaku industri seperti General Manager Batam View Beach Resort Anddy Fong, Ketua ASPABRI Surya Wijaya, serta perwakilan akademisi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

Sebelum sesi diskusi, tim peneliti memaparkan konsep inovasi peta digital wisata yang dirancang untuk mengintegrasikan informasi destinasi secara komprehensif. Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada promosi dan aspek bisnis pariwisata, tetapi juga memasukkan unsur lingkungan, sosial, budaya, serta keberlanjutan destinasi, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Diskusi yang berlangsung dalam empat sesi membahas tantangan dan peluang pengembangan pariwisata cerdas. Peserta menekankan pentingnya sinergi data antarinstansi, keterlibatan masyarakat lokal, serta optimalisasi teknologi digital untuk memperluas promosi wisata. Integrasi data yang akurat dinilai penting guna mendukung perencanaan pembangunan pariwisata yang lebih tepat sasaran.

Aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama, termasuk pengelolaan sampah, kualitas udara, pelestarian kawasan mangrove, serta penerapan konsep green tourism. Para peserta menilai bahwa peta digital dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pemantauan yang mendukung destinasi wisata ramah lingkungan dan berkelanjutan di Batam.

Berbagai masukan strategis turut disampaikan, seperti kebutuhan fitur detail lokasi destinasi, kalender event, akses transportasi terintegrasi, ulasan fasilitas wisata, serta penguatan wisata berbasis budaya Melayu. Selain itu, pengembangan wisata edukasi, wellness tourism, dan sistem informasi mitigasi bencana juga dinilai penting untuk meningkatkan daya saing pariwisata Batam di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi akademik dan dukungan para pemangku kepentingan, inovasi peta digital wisata ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan smart tourism di Batam. Sinergi antara ITEBA, Telkom University, pemerintah daerah, dan industri pariwisata diyakini mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang adaptif, informatif, serta berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....