Peran Keluarga Sangat Penting dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

  • 11 Mei 2026 12:57 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Penyuluh Narkoba Ahli Muda Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat, Stanly Nixon Taghupia, menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya melalui sosialisasi mengenai jenis dan bahaya narkoba.

Menurutnya, pendekatan yang lebih penting adalah membangun ketahanan keluarga, memperbaiki pola komunikasi antara orang tua dan anak, serta menyelesaikan persoalan-persoalan dalam keluarga yang kerap menjadi pemicu penyalahgunaan narkotika.

“Selama ini sosialisasi tentang jenis narkotika dan dampaknya memang sudah banyak dilakukan. Namun itu baru angka minimal untuk mengubah perilaku seseorang. Yang paling penting adalah bagaimana hubungan keluarga, pola asuh, dan komunikasi yang sehat,” ujar Stanly dalam kegiatan penyuluhan di Kota Sorong, Senin 11 Mei 2026.

Stanly menjelaskan bahwa kondisi keluarga yang tidak harmonis, kurangnya komunikasi, hingga persoalan emosional yang tidak terselesaikan dapat menjadi faktor utama yang mendorong anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. “Trouble family, hubungan orang tua dan anak yang tidak berjalan baik, komunikasi yang buntu, itu sebenarnya menjadi potensi besar penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, BNN Papua Barat mengangkat tema mengenai pentingnya sinergi dan kolaborasi keluarga dalam menjaga generasi muda. Program yang diusung juga sejalan dengan arahan BNN melalui gerakan “Ananda Bersinar, Aksi Nasional Dimulai Dari Anak”.

Stanly menilai, peran keluarga menjadi fondasi utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan anak dan remaja. “Kita ingin menyamakan persepsi bahwa penyalahgunaan narkotika tidak akan berhenti kalau hanya fokus pada pengetahuan semata. Semua dimulai dari keluarga, dari ketahanan keluarga dan hubungan orang tua dengan anak,” jelasnya.

Dengan kegiatan pencegahan diharapkan Masyarakat, semakin memahami bahwa pencegahan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya melalui edukasi, tetapi juga dengan membangun lingkungan keluarga yang sehat dan suportif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....