DTPHP Sulbar Ingatkan Masyarakat Cermat Pilih Hewan Kurban

  • 04 Mei 2026 19:07 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat memberikan tips sederhana bagi masyarakat untuk mengenali dan membedakan kondisi hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Sulbar, Nur Kadar, saat ditemui RRI Mamuju, Senin, 4 Mei 2026, menjelaskan bahwa masyarakat dapat membedakan kondisi sapi sehat dan sakit melalui ciri-ciri fisik yang terlihat secara langsung.

Menurutnya, kondisi tubuh, bulu, hingga perilaku hewan menjadi faktor penting dalam menentukan kelayakan hewan kurban sebelum dibeli maupun disembelih. Apabila hewan kurban terlihat kurus, lemas, dan bulunya kusam, maka hal tersebut dapat menjadi indikasi bahwa hewan dalam kondisi tidak sehat.

"Kalau sapi sakit kan biasanya terlihat bulunya kusam, berdiri, terlihat kurus, terus loyo, terkadang juga kalau diare kan biasa ada di daerah vulva, itu kan kelihatan di situ ada bekas-bekas kotoran. Kalau sehat itu terlihat segar, terus matanya bersinar, terus bulunya mengkilat," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga dapat meminta pendampingan dari petugas kesehatan hewan apabila masih ragu dalam menentukan kondisi hewan kurban.

"Kalau memang butuh bantuan dari teman-teman pendampingan dan teman-teman kesehatan hewan, kami dari provinsi maupun kabupaten siap untuk mendampingi," tambahnya.

Dengan edukasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih cermat dalam memilih hewan kurban sehingga pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan sesuai ketentuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....