May Day Morut Berjalan Damai, Bupati Delis Siap Tindak Lanjut Aspirasi

  • 03 Mei 2026 08:55 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali Utara - Peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026 di Kabupaten Morowali Utara berlangsung tertib dan damai di pelataran Kantor Bupati pada Jumat, 1 Mei 2026. Sekitar seribu massa yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja menyampaikan sejumlah tuntutan strategis terkait peningkatan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja lokal.

Aksi damai ini diwarnai dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah di lokasi unjuk rasa sebagai simbol kedamaian dalam penyampaian aspirasi. Bupati Morowali Utara didampingi unsur Forkopimda menerima langsung para pengunjuk rasa dan membuka ruang dialog terbuka untuk membahas poin-poin tuntutan buruh.

“Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti poin-poin yang menjadi kewenangan kami, khususnya terkait perlindungan tenaga kerja,” ujar Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi.

Aliansi buruh menuntut transparansi struktur skala upah, penerapan sistem keselamatan kerja yang ketat, hingga penghapusan sistem kerja alih daya atau outsourcing. Selain itu, massa juga mendesak pemerintah untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal di tengah pesatnya perkembangan sektor industri mineral di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah mengapresiasi sikap kedewasaan para buruh yang menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyampaian pendapat berlangsung. Langkah koordinasi dengan instansi terkait akan segera dilakukan agar setiap kesepakatan dalam dialog dapat diimplementasikan secara konkret dan terukur.

“Beberapa poin telah kita bahas bersama dan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait,” ucap Delis.

Dalam aksi tersebut, pemerintah daerah juga memfasilitasi kebutuhan peserta dengan menyediakan layanan UMKM serta sarana ibadah yang memadai di lokasi kegiatan. Sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkeadilan bagi masyarakat.

Peringatan May Day di Morowali Utara tahun ini berakhir dengan suasana penuh kebersamaan tanpa adanya tindakan anarkis dari peserta aksi. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat hubungan industrial yang harmonis demi mendukung percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Morowali Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....