KPPU Dorong Pendekatan Forensik dalam Pengawasan Persaingan Usaha di Era Digital

  • 30 Apr 2026 20:28 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menekankan pentingnya pendekatan forensik dalam mengungkap praktik persaingan usaha tidak sehat di tengah perkembangan ekonomi digital, dalam kuliah umum yang digelar Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu menghadirkan Anggota KPPU Eugenia Mardanugraha sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Eugenia menyebut transformasi digital telah mengubah cara pelaku usaha berinteraksi di pasar, sehingga memerlukan metode analisis yang lebih canggih dalam pengawasan persaingan usaha.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan antitrust forensics memungkinkan otoritas mendeteksi pola tersembunyi dalam data yang tidak mudah terlihat secara kasat mata.

“Di era digital, pelaku usaha tidak selalu berkolusi secara eksplisit. Indikasi pelanggaran sering kali tercermin dari pola perilaku yang seragam dan berulang,” ujarnya di hadapan mahasiswa dan dosen.

Menurutnya, analisis berbasis data, termasuk penggunaan metode statistik dan ekonometri, dapat membantu mengidentifikasi indikasi awal praktik penetapan harga yang tidak wajar, seperti keseragaman suku bunga di sektor tertentu.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan ekonometri kini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga menjadi alat penting dalam pembuktian kasus persaingan usaha.

“Pendekatan ini memungkinkan penegakan hukum yang lebih kuat karena didukung oleh analisis data yang komprehensif,” kata Eugenia.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa analisis forensik perlu dikombinasikan dengan pemahaman terhadap struktur pasar dan perilaku pelaku usaha agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Melalui kegiatan ini, KPPU berharap dapat meningkatkan literasi publik dan kalangan akademisi terkait pentingnya pengawasan pasar berbasis data, sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap praktik persaingan usaha yang semakin kompleks di era digital.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....