Urgensi Media sebagai Jembatan Mitigasi Bencana

  • 30 Apr 2026 20:57 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Malang - Di tengah ancaman anomali cuaca yang kian sulit diprediksi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan bahwa data seakurat apa pun tidak akan berdampak jika tidak terkomunikasi dengan baik.

Media massa, sebagai salah satu pilar dalam kolaborasi Pentahelix, memegang kunci dalam menerjemahkan bahasa teknis meteorologi menjadi panduan keselamatan bagi masyarakat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, menyatakan bahwa sinergi dengan insan pers bukan sekadar hubungan kemitraan biasa, melainkan bagian dari strategi pertahanan bencana di lapangan.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Media adalah jembatan yang memastikan peringatan dini kami bukan sekadar angka atau grafik, tapi instruksi yang dipahami warga hingga ke pelosok," ujar Ricko, Kamis 30 April 2026.

Dia menyatakan strategi multipihak atau yang dikenal pentahelix hingga saat ini masih efektif untuk membangun budaya mitigasi bencana dan menghadapi anomali cuaca.

Sampai sejauh ini masih kita lakukan ya kerjasama bersama pentahelix, jadi tetap ada dan kita belajar berkembang bersama dengan unsur unsur," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....