Peran Krusial RRI di Daerah Rawan Bencana
- 28 Apr 2026 22:11 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Peran strategis radio dalam manajemen krisis kembali menjadi sorotan, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Sampang.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sampang, Hasan Jailani, menegaskan bahwa di tengah gempuran teknologi digital, radio tetap menjadi instrumen vital yang tak tergantikan dalam rantai mitigasi bencana.
| Baca juga: Warga Apresiasi RRI Siarkan Piala Dunia |
"Ketika bencana besar melanda, infrastruktur komunikasi modern seperti jaringan internet dan seluler sering kali menjadi yang pertama tumbang. Dalam kondisi "blank spot" tersebut, gelombang radio membuktikan ketangguhannya," katanya,, Selasa 28 April 2026.
Hasan Jailani atau yang akrab disapa Mamak menjelaskan bahwa radio berfungsi sebagai last line of defense (pertahanan terakhir). RRI, sebagai lembaga penyiaran publik, memiliki jangkauan sinyal yang mampu menembus pelosok desa, memastikan warga di daerah terisolasi tetap mendapatkan panduan keselamatan tanpa bergantung pada kuota internet atau stabilitas sinyal 4G/5G.
Mamak memberikan apresiasi khusus kepada RRI atas kesigapannya dalam merespons situasi darurat. Baginya, kebanggaan terhadap RRI bukan tanpa alasan.
Di tengah riuhnya hoaks di media sosial saat bencana, RRI hadir sebagai rujukan informasi yang valid dan terpercaya. Dia berharap sinergi antara FPRB dan lembaga penyiaran seperti RRI diharapkan dapat terus diperkuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....