KPBI Gandeng BPS Gelar Pekan Data Statistik dan Pesta Papeda di Papua Barat Daya

  • 28 Apr 2026 15:59 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Sorong- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Provinsi Papua Barat melaksanakan Pekan Data dan Statistik dan Penguatan serta Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Pesta Papeda) tahun 2026 Papua Barat Daya, dengan mengandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat.

Hal ini dilakukan guna memperkuat penyediaan data dan informasi ekonomi sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah daerah. Selain itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Papua Barat Daya. Pesta Pepeda bertempat di Aston Hotel Kota Sorong Papua Barat Daya, Selasa, 28 April 2026.

Pada sambutannya Merry selaku Kepala BPS Papua Barat mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang begitu istimewa dan kali kedua berkolaborasi bersama BI dalam peyelenggaraan seperti ini. “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya untuk menyediakan data ekonomi yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antarlembaga bukan hanya forum diskusi, tetapi juga melahirkan komitmen nyata untuk memperkuat membangun daerah yang berbasis data, ” ujarnya.

Lanjut Merry, Pesta Papeda ini tentunya menjadi momen lanjutan kolaborasi antara BPS dan BI, yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Manokwari. “Meski Papua Barat Daya tergolong provinsi baru, namun memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dengan provinsi lain yang ada wilayah indonesia,” tuturnya.

Ia berharap agar bersama-sama mendukung pelaksanaan sensus ekonomi tahun 2026 di Papua Barat Daya. Seluruh lapisan masyarakat jangan ragu memberi informasi kepada petugas BPS yang akan melalukan sensus mulai pertengahan Juni hingga Agustus 2026 yang diperuntukkan bagi pelaku-pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Sedangkan untuk usaha-usaha besar akan dilakukan pada tanggal 1 Juli 2026.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Setian menyampaikan jika Pesta Papeda tahun 2026 ini, adalah lanjutan dari kegiatan di tahun 2025. “Dinamakan dengan Pesta Papeda karena didalamnya terkait dengan akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Tentunya kita harus bersenergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kunci dari kegiatan ini yaitu, kalau ingin melakukan sesuatu mengambil kebijakan, membuat suatu program, kita tidak terlepas dari data,” jelasnya.

Pada akhir sambutannya Setian juga berharap agar BI bersama tim percepatan ekspor dengan arah komoditas yang jelas. Dengan sektor yang jelas bisa memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....