Bulan Depan, BPS Kota Sorong Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026 Berbasis Digital

  • 21 Mei 2026 10:41 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong mematangkan kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dijadwalkan pada tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang, sensus 10 tahunan kali ini dinilai sangat spesial karena mengintegrasikan pendataan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)—termasuk sektor pertanian dan digital—dengan pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (Regsosek/Detesen).

Ketua Tim Pelaksana SE BPS Kota Sorong, Elfrianti dalam dialog interaktif di Pro-1 RRI Sorong mengungkapkan bahwa saat ini tahapan telah memasuki seleksi akhir rekrutmen petugas lapangan. Berbeda dengan sensus edisi 2016, SE 2026 sepenuhnya akan mengadopsi teknologi digital berbasis aplikasi gawai (HP) serta didukung oleh kecerdasan buatan (Generative AI) untuk penentuan kategori usaha.

"Kota Sorong diproyeksikan memiliki unit usaha terbanyak di Provinsi Papua Barat Daya, yakni sekitar 28.000 usaha. Kami telah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kota, OPD, dan berbagai asosiasi pedagang guna memitigasi tantangan di lapangan,"ucapnya.

Selama periode sensus, petugas resmi yang dilengkapi surat tugas, rompi khusus, dan papan nama (nametag) akan mendatangi serta menempelkan stiker di setiap bangunan, baik bangunan usaha maupun tempat tinggal. BPS menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang dan sama sekali tidak berkaitan dengan penarikan pajak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....