Kampanye Aman Duluan Mahasiswa ULM Edukasi Mitigasi sejak Dini
- 28 Apr 2026 11:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dua mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi kampanye bertajuk Aman Duluan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesiapsiagaan masyarakat. Gerakan ini dirancang untuk mengajak generasi muda agar lebih tanggap dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Istiqla Faiha, Founder Aman Duluan, menjelaskan bahwa kampanye ini lahir dari keresahan terhadap minimnya pengetahuan mitigasi di tengah masyarakat. Melalui gerakan ini, ia berharap akses informasi kebencanaan dapat lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.
"Kita tahu pembahasan soal kebencanaan ini jarang dibicarakan, apalagi sama anak muda. Biasanya baru dibicarakan setelah terjadi bencana," ujarnya pada Minggu, 26 April 2026.
Founder Aman Duluan lainnya, Aulia Tasya, menyebut edukasi kebencanaan ini dikemas secara menarik melalui sosialisasi langsung dan media sosial. Langkah tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa aman sekaligus membangun budaya siaga sejak dini.
"Singkatnya kami ingin kita bisa terus siapsiaga. Tidak hanya saat terjadi bencana, tapi sebelum bencananya terjadi," kata Tasya menambahkan.
Gerakan ini menggandeng langsung BPBD Kota Banjarmasin sebagai mitra strategis. Menariknya, kampanye Aman Duluan merupakan bagian dari tugas akhir perkuliahan yang diaplikasikan langsung untuk membentuk perubahan budaya.
Koordinator Jurusan Ilmu Komunikasi ULM, Dr. Yuanita Setyastuti, berharap kampanye ini tidak berhenti saat masa studi mahasiswanya berakhir. Ia memastikan pihak kampus akan terus mendorong gerakan ini untuk berkembang lebih jauh.
"Kalau kita lihat memang sasarannya banyak anak muda. Tapi kita juga berharap agar kampanye ini bisa berdampak lebih luas lagi," ucapnya.
Melalui kampanye Aman Duluan, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi mitigasi bencana. Akses informasi yang akurat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko saat terjadi situasi darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....