Pelabuhan Kijing Belum Jadi Sumber PAD Andalan

  • 27 Apr 2026 21:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Terminal Kijing di Mempawah belum menyumbang PAD signifikan meski aktivitas pelabuhan mulai berjalan dan menyerap tenaga kerja lokal.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mencatat kontribusi Terminal Kijing terhadap pendapatan asli daerah (PAD) masih belum optimal.

Padahal, sejumlah aktivitas operasional di pelabuhan tersebut telah mulai berjalan. Sejauh ini, dampak yang paling terasa justru pada penyerapan tenaga kerja lokal. Beberapa posisi seperti tenaga keamanan dan staf administrasi telah diisi oleh masyarakat sekitar.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak, Suwanda, menegaskan dukungan pihaknya terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran Pelabuhan Kijing.

“Kami mendukung apa yang menjadi konsen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, termasuk DPRD. Bahkan kami menyarankan penggunaan air dari PDAM, namun saat ini masih menggunakan air penyulingan,” ujarnya di Pontianak, Senin, 27 April 2026.

Ia menambahkan, kesiapan infrastruktur dasar seperti suplai air bersih menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang operasional pelabuhan ke depan. Menurutnya, sinergi lintas sektor perlu diperkuat agar keberadaan pelabuhan benar-benar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Pemerintah daerah pun berharap, Terminal Kijing dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus sumber PAD yang signifikan bagi Kalimantan Barat.

Baca juga: Kijing Genjot Sistem Digital, Bidik Ekspor Global

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....