PLN Bekali Siswa SMKN 2 Ende Bursa Efek Khusus menuju Dunia Kerja
- 26 Apr 2026 08:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Menyambut masa depan usai bangku sekolah sering kali menghadirkan kecemasan tersendiri bagi para siswa. Memahami tantangan zaman yang kian dinamis, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende hadir di tengah siswa kelas XII SMKN 2 Ende memberikan pembekalan nyata mengenai dunia kerja.
Kegiatan ini dikemas melalui sosialisasi fungsi dan layanan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berlangsung pada 9–10 April 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Di tengah masifnya pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Flores, para siswa diajak untuk tidak hanya mengenali lowongan kerja konvensional, tetapi juga menangkap peluang besar dalam ekosistem energi bersih.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa keterlibatan PLN dalam dunia pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun kemandirian generasi muda NTT sebagai aktor utama transisi energi.
"Kami ingin adik-adik di SMK tidak hanya cakap secara teknis di bengkel, tapi juga memiliki kompas yang jelas menghadapi pergeseran industri ke arah energi bersih. PLN hadir memberi penguatan bahwa dunia kerja masa depan menuntut kesiapan mental dan adaptabilitas terhadap teknologi ramah lingkungan. Kita ingin lulusan SMK di NTT menjadi pemain utama dalam pembangunan ekonomi hijau, bukan sekadar penonton di tengah kekayaan potensi energi terbarukan daerahnya," ujar Eko.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN ULP Ende, Immer R. Pakpahan, menekankan pentingnya orientasi masa depan bagi siswa tingkat akhir agar mereka mampu bersaing di tengah digitalisasi layanan kelistrikan dan transisi energi yang sedang berjalan.
“Kami berharap para siswa memiliki gambaran nyata tentang profesionalitas kerja di PLN maupun industri mitra. Kesiapan diri sejak dini, termasuk pemahaman akan energi masa depan, adalah modal utama agar mereka mampu bersaing secara global,” tambah Immer.
Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Franciska Febriani Siregar, S.Pd., guru SMKN 2 Ende, menyebut kehadiran PLN memberikan perspektif industri yang mutakhir bagi para siswa.
“Kegiatan ini membantu siswa memahami bahwa sikap, karakter, dan pemahaman akan keberlanjutan lingkungan sama pentingnya dengan nilai akademik saat sudah bekerja nanti,” ucapnya.
Bagi siswa seperti Nicolaus Tolentino Geraldy Lio dari jurusan Teknik Geomatika, sesi ini menjadi pembuka mata. "Kami jadi tahu jalur mana yang harus ditempuh dan bagaimana keahlian kami bisa berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih modern dan ramah lingkungan," tuturnya.
Hal yang sama dirasakan Gregorius Gratia Padji dari jurusan Konstruksi Jalan dan Jembatan. Ia merasa lebih percaya diri menghadapi masa transisi dari status siswa menjadi bagian dari tenaga kerja yang kompeten.
Melalui kolaborasi ini, PLN dan SMKN 2 Ende membuktikan bahwa sinergi antara sektor industri energi dan pendidikan adalah kunci utama untuk mencetak generasi yang siap kerja, siap berinovasi, dan siap mendukung kedaulatan energi bersih di negeri ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....